Minggu, 3 Mei 2026

Video

VIDEO Minim Pasokan dari Petani Lokal, Harga Biji Melinjo di Pidie Melambung Tinggi

Qamaruddin (37), agen pengumpul dari Lamlo mengatakan, sebelumnya harga biji melinjo Rp 15.000 per bambu, namun kini naik menjadi Rp 25.000 per kg.

Tayang:
Penulis: Idris Ismail | Editor: Hari Mahardhika

Laporan Idris Ismail | Pidie


SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Dampak minimnya pasokan biji melinjo dalam dua pekan terakhir di pusat pasar Kota Beureunuen, Kecamatan Mutiara, Pidie menyebabkan harga transaksi melambung tinggi. 

Menurut para pengumpul, minimnya biji melinjo di pasar dikerana saat ini pasokan dari luar Aceh juga semakin berkurang, selain tanaman melinjo milik petani lokal yang belum memasuki masa panen. 

Kepada Serambinews.com, Kamis (24/2/2022), Qamaruddin (37), salah satu agen pengumpul dari Lamlo, Kecamatan Sakti mengatakan, sebelumnya harga biji melinjo Rp 15.000 per bambu, namun kini naik menjadi Rp 25.000 per kg. 

Diakuinya saban hari para agen pengumpul hanya memperoleh 4 sampai 7 bambu, dengan cara berkeliling ke pelosok gampong. 

Jika kondisi menipisnya pasokan ini terus berlanjut, maka diperkirakan harga biji melinjo akan terus merangkak naik hingga Rp 30.000 per bambu. 

Hal itu juga berpengaruh ke harga jual kerupuk emping melinjo dari Rp 70.000 per kg akan melambung ke harga Rp 90.000 dan bahkan sampai Rp 100.000 per kg.(*) 

Narator: Suhiya Zahrati
Video Editor: Hari Mahardhika

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved