Selasa, 9 Juni 2026

Berita Luar Negeri

137 Warga Ukraina Tewas, Presiden Zelensky Merasa Ditinggal Sendirian

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan, 137 warga Ukraina tewas setelah negaranya diserang besar-besaran oleh pasukan Rusia

Tayang:
Editor: bakri
Twitter MFA of Ukraine
Pulau Ular di Ukraina sebelum dan sesudah dibombardir Rusia 

Pasukan Rusia juga telah bergerak hampir ke seluruh kota strategis Ukraina.

Moskow mengklaim berhasil melumpuhkan 74 fasilitas militer Ukraina.

Pasukan Rusia juga telah menguasai fasilitas nuklir Chernobyl di Ukraina utara, salah satu tempat terjadinya bencana nuklir paling parah di dunia.

Militer Rusia menduduki situs nuklir tersebut pada hari pertama invasi, demikian keterangan Agensi Manajemen Zona Eksklusi yang merupakan lembaga resmi pemerintah Ukraina.

Tak ada yang bantu Namun demikian, hingga kemarin tak ada negara lain yang datang membantu Ukraina.

Bahkan Amerika Serikat yang sebelumnya berkoar-koar akan berada di sisi Ukraina mengaku tidak akan mengirim pasukan untuk menyerang Rusia.

Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky mengatakan, pada akhirnya, Ukraina berjuang sendiri untuk membela negara.

"Pagi ini, kami membela negara kami sendiri.

Sama seperti kemarin, negara paling kuat di dunia memandang dari kejauhan," katanya dalam video Facebook, tampaknya menyindir Amerika Serikat.

"Kami akhirnya membela negara kami sendiri.

Baca juga: Presiden Suriah Dukung Invasi Rusia ke Ukraina, Sebut Sebagai Langkah Mengoreksi Sejarah

Siapa yang siap bertarung bersama kita? Saya tidak melihat siapa pun," tutur Zelensky.

Ia menambahkan bahwa hingga saat ini tak seorang pun siap menjamin bahwa Ukraina akan menjadi anggota NATO.

Walaupun alasan tersebut dijadikan Rusia sebagai dalih akan tindakannya.

"Semua orang takut, semua orang diam.

Mereka bilang mereka bersama kita, tetapi tidak siap menjadikan kita anggota aliansi," imbuh Zelensky.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved