Kupi Beungoh
Rusia Menyerang Ukraina, Ujian Polugri Indonesia
24 Februari 2022 pagi hari waktu Ukraina, Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan penyerangan skala penuh ke wilayah Ukraina
Sebagai negara berpenduduk muslim terbesar dunia, penggagas Gerakan non-block, pemimpin ASEAN, Ketua G-20 tahun 2022, peran diplomasi Indonesia dibutuhkan oleh kepentingan kedua negara.
Lebih jauh dari itu, Indonesia menganut nilai-nilai universalisme dalam hubungan internasionalnya yang menentang segala bentuk agresi, pemaksaan kehendak, penggunaan kekuatan bersenjata, intervensi wilayah dan diplomasi jalan damai dalam penyelesaian sengketa.
Inilah politik Luar negeri Indonesia yang bebas dan aktif. Pembelaan kita karena prinsip-prinsip Internasional yang kita anut.
Bukan saatnya mengambil posisi ditengah saat kita tahu kebenaran ada di sebelah kiri atau kanan kita. Indonesia tidak memiliki beban dan ketergantungan kepada Ukraina maupun Rusia.
Indonesia bisa mengambil sikap atas dasar keyaninan kebenaran yang kita anut. Inilah ujian bagi Indonesia ditengah perang Ukraina yang membela diri dari serangan Russia.
Sekaligus amanat konstitusi kita bagi pemerintah untuk turut serta menjaga perdamaian dunia yang berdasarkan keadilan
dan kemanusiaan.
Kita meyakini, para pemimpin kita sadar akan hal ini, tergerak untuk melakukan tindakan Diplomatiknya menghentikan perang di Ukraina demi perdamaian dunia.
*) PENULIS Prof.Yuddy Chrisnandi adalah Guru Besar Ilmu Politik Universitas Nasional dan Duta Besar RI di Kyiv, 2017-2021
KUPI BEUNGOH adalah rubrik opini pembaca Serambinews.com. Setiap artikel menjadi tanggung jawab penulis.
Baca juga: VIRAL Video Pria Ukraina dan Anaknya Pelukan Sambil Menangis, Akan Berpisah karena Perang
Baca juga: Bantuan dari Barat Terlalu Lambat, Presiden Ukraina Ajak Warga Eropa Angkat Senjata Lawan Rusia
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/profyuddy-chrisnandi.jpg)