Selasa, 12 Mei 2026

Berita Luar Negeri

Putin Murka Kepada Barat, Perintahkan Pasukan Penangkal Nuklir Rusia Dalam Siaga Tinggi 

Putin Murka Kepada Barat, Perintahkan Pasukan Penangkal Nuklir Rusia Dalam Siaga Tinggi

Tayang:
Editor: Muhammad Hadi
AP/Mikhail Tereshchenko Sputnik/Kremlin
Presiden Rusia Vladimir Putin berpidato dalam pertemuan dengan Dewan Kementerian Pertahanan Rusia di Pusat Kontrol Pertahanan Nasional di Moskow, Rusia, Selasa (21/12/2021). 

Putin Murka Kepada Barat, Perintahkan Pasukan Penangkal Nuklir Rusia Dalam Siaga Tinggi 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Rusia Vladimir Putin murka atas kebijakan negara-negara Barat dalam merespon tindakan Moskow menyerang Ukraina.

Bahkan Putin tidak segan-segan untuk memerintahkan pasukan penangkal nuklir untuk siaga.

Invasi Rusia atas Ukraina memang memicu kecaman Barat yang berusaha menekan Moskow lewat sanksi ekonomi.

Presiden Rusia Vladimir Putin memerintahkan kepala pertahanannya untuk menempatkan "pasukan penangkal" nuklir dalam siaga tinggi pada Minggu (27/2/2022).

Baca juga: Rusia Ancam Dengan Senjata Nuklir, Prancis Peringkatkan Putin : NATO Adalah Aliansi Nuklir

Putin menuduh Barat mengambil langkah-langkah "tidak bersahabat" terhadap negaranya.

Ketegangan internasional sudah meningkat karena invasi Rusia ke Ukraina dan perintah Putin ini dianggap akan menimbulkan kekhawatiran lebih lanjut.

Moskwa diketahui memiliki gudang senjata nuklir terbesar kedua di dunia dan sejumlah besar rudal balistik yang membentuk tulang punggung pasukan penangkal negara itu.

"Saya memerintahkan menteri pertahanan dan kepala staf umum angkatan bersenjata Rusia untuk menempatkan pasukan penangkal tentara Rusia ke dalam mode layanan tempur khusus," kata Putin.

Baca juga: Militer Rusia Kerahkan Penyembur Api TOS-1 Dekat Perbatasan Ukraina, Mampu Gosongkan Tubuh manusia

"Anda lihat bahwa negara-negara Barat bukan hanya tidak bersahabat dengan negara kita di bidang ekonomi, maksud saya sanksi tidak sah," tambahnya, dalam pidato yang disiarkan televisi, dikutip dari Kantor berita AFP, Minggu.

"Pejabat senior negara-negara NATO terkemuka juga memperbolehkan pernyataan agresif terhadap negara kita," imbuh Putin.

Mendengar perintah Putin, Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Kuzhugetovich Shoygu menjawab, "Ya".

Baca juga: Haji Uma Minta Menteri Agama Mundur Secara Terhormat

Presiden Rusia sejak Kamis (24/2/2022), telah memerintahkan invasi ke Ukraina, mengirimkan gelombang kejutan ke seluruh dunia.

Pasukan darat Rusia telah menekan ke Ukraina dari utara, timur, dan selatan tetapi menghadapi perlawanan sengit dari pasukan Ukraina, intensitas yang mungkin mengejutkan Moskwa, menurut sumber-sumber Barat.

Pihak berwenang Ukraina menggambarkan beberapa pasukan Rusia sebagai orang yang mengalami demoralisasi dan kelelahan, mengklaim bahwa lusinan tentara telah menyerah.

Baca juga: Dunia Lagi Fokus Invasi Rusia ke Ukraina, Korea Utara Tembakkan Rudal Balistik

Baca juga: Rusia Invasi Ukraina, China Cari Gara-gara di Dekat Indonesia, Ini Temuannya

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Putin Perintahkan Pasukan Nuklir dalam Siaga Tinggi, Sebut Barat Tak Bersahabat",

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved