Jumat, 8 Mei 2026

Internasonal

Presiden Komisi Uni Eropa Sebut Ukaraina Milik Mereka, Bukan Federasi Rusia

Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Senin (28/2/2022) mengatakan Uni Eropa menginginkan Ukraina sebagai anggota.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/Thomas KIENZLE
Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen 

SERAMBINEWS.COM, BRUSSELS - Presiden Komisi Uni Eropa Ursula von der Leyen, Senin (28/2/2022) mengatakan Uni Eropa menginginkan Ukraina sebagai anggota.

'Mereka milik kami, mereka adalah salah satu dari kami, dan kami ingin mereka masuk,' ujarya, seperti dilansir
Euronews.

Outlet tersebut melaporkan von der Leyen tidak merinci apakah proses bergabungnya Ukraina akan secepat yang
diminta Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Sebelumnya Zelensky menekan Uni Eropa, serta Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) tentang status
keanggotaan Ukraina, meminta batas waktu yang tegas.

Baca juga: AS dan Uni Eropa Blokade Bank Sentral Rusia, Senjata Anti-Tank dan Rudal Dikirim ke Ukraina

"Bukankah Ukraina pantas mendapatkan jawaban langsung dan jujur?" Zelensky bertanya.

Von der Leyen mengatakan UE memiliki proses dengan Ukraina yang mencakup pengintegrasian pasar Ukraina ke
dalam pasar tunggal dan kerja sama erat di jaringan energi.

Komentar Von der Leyen datang ketika Uni Eropa mengumumkan bahwa pengungsi Ukraina akan diterima di
negara-negara anggota selama 3 tahun tanpa mengajukan suaka.

Serikat pekerja juga mengatakan akan mengirim senjata ke Ukraina dan menjatuhkan sanksi berat terhadap Rusia
atas invasi mereka.(*)

Baca juga: Bantuan dari Barat Terlalu Lambat, Presiden Ukraina Ajak Warga Eropa Angkat Senjata Lawan Rusia

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved