Berita Aceh Singkil
Sempat Terpuruk, Harga Telur Kembali Naik di Aceh Singkil
Harga telur ayam ras di Kabupaten Aceh Singkil, berangsur naik. Setelah sempat terpuruk di titik terendah selama hampir sebulan
Penulis: Dede Rosadi | Editor: Muhammad Hadi
Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil
SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Harga telur ayam ras di Kabupaten Aceh Singkil, berangsur naik. Setelah sempat terpuruk di titik terendah selama hampir sebulan.
Berdasarkan informasi, Senin (27/2/2022) harga ayam petelur di tingkat pengecer Rp 38 ribu per lempeng atau papan isi 30 butir.
Harga tersebut naik Rp 5 ribu dari sebelumnya dikisaran Rp 33 ribu per lempeng.
Sementara jika beli per butir Rp 1.500. "Kalau beli Rp 10 ribu mendapat tujuh butir," ujar Mimi pedangan eceran di Pulo Sarok, Singkil.
Naiknya harga terlur disambut gembira pembudidaya ayam petelur di Kabupaten itu. Sebab tadinya terus merugi akibat harga telur murah.
Baca juga: Bos Chelsea Roman Abramovich Mundur, Intip Kekayaan Taipan Rusia yang Dikenal Dekat dengan Putin
Maklum ketika harga telur murah biaya pakan tidak sebanding dengan pendapatan.
Pembudidaya ayam petelur berharap harga telur bertahan di atas Rp 38 ribu per papan. Agar biaya pakan dan pemeliharaan tertetutupi.
"Harapan kami pembudidaya harga telur bertahan dikisaran Rp 38 ribu per papan," ujar Wati pembudidaya ayam petelur di Singkil Utara.
Kebutuhan telur ayam masyarakat Kabupaten Aceh Singkil, masih mengandalkan pasokan dari Medan, Sumatera Utara.
Sebab pembudidaya lokal masih minim. Itupun kerap kalah bersaing, sebab pakan mengandalkan pasokan dari Medan.(*)
Baca juga: Minyak Goreng Habis, Emak-emak Mengumpat Karena Sudah Antre Berjam-jam Hingga ke Jalan Raya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/telur-hasil-pembudidaya-ayam-lokal-aceh-singkil-di-kawasan-singkil-utara.jpg)