Breaking News:

Eks Kombatan GAM Meninggal Ditembak

Eks Kombatan GAM Ditembak, Ini Kejadian Sehari Sebelum Penembakan

M Yusuf (46) sorang Kombatan GAM yang lebih dikenal Buraq meninggal dunia setelah ditembak di bagian lehernya saat duduk di sebuah warung kopi

Penulis: Jafaruddin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ JAFARUDDIN
Petugas medis RSU Cut Meutia Aceh Utara memvisum jasad M Yusuf alias Buraq eks Kombatan GAM, Selasa (1/3/2022). 

Eks Kombatan GAM Ditembak, Ini Kejadian Sehari Sebelum Penembakan

“Saat duduk tersebut tiba-tiba dari arah yang tidak jauh ada orang yang menembaknya,” ujar Nurhayati (35) adik kandung M Yusuf, kepada Serambinews.com, Selasa (1/3/2022)

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – M Yusuf (46) sorang Kombatan GAM yang lebih dikenal Buraq meninggal dunia setelah ditembak di bagian leher.

Penembakan terjadi saat  Buraq duduk di sebuah warung kopi Desa Alue Ngom, Kecamatan Nibong, Aceh Utara, Selasa (1/3/2022) sekira pukul 12.00 WIB. 

Setelah kejadian tersebut korban langsung dievakuasi petugas medis Puskesmas Nibong dengan menggunakan ambulance. 

Baca juga: Eks Kombatan GAM Minta DPRA dan Pemerintah Aceh Luruskan soal Bendera Aceh

Jenazah korban tiba di RSU Cut Meutia Aceh Utara sekira pukul 15.21 WIB.

Kemudian korban langsung dibawa ke kamar mayat untuk divisum. 

Satu jam kemudian setelah visum kemudian jasad Buraq dibawa pulang dengan menggunakan Mobil ambulance Puskesmas Nibong ke Alue Ngom untuk dikebumikan. 

Informasi yang diperoleh Serambinews,com, setelah makan di rumah orang tuanya di kawasan Desa Alue Ngom.

Kemudian korban pergi ke sebuah warung kopi tak jauh dari rumah orang tuanya. 

Baca juga: Milad ke-45 GAM, Eks Kombatan GAM Berkumpul di Kompleks Makam Teungku Chik Di Tiro

“Saat duduk tersebut tiba-tiba dari arah yang tidak jauh ada orang yang menembaknya,” ujar Nurhayati (35) adik kandung M Yusuf, kepada Serambinews.com, Selasa (1/3/2022). 

Sehingga korban roboh seketika dan memuncratkan darah. Pada bagian leher korban, persis dibawa telinga terdapat luka yang diduga dari peluru tembakan tersebut. 

Sebelum kejadian tersebut, Buraq pernah berselisih paham dengan seorang warga setempat berinisial A. 

Bahkan sehari sebelumnya Buraq sempat berkelahi dengan pria berinisial A tersebut. 

Setelah kejadian tersebut aparat kepolisian tiba di lokasi dan langsung memasang police line untuk proses penyelidikan. (*) 

Baca juga: Ketua KPA Atjeh Rayeuk Mukhlis Basyah: Eks Kombatan GAM Harus Bersatu, jangan Saling Menghina

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved