Kamis, 9 April 2026

Berita Luar Negeri

Bentrok dengan Tentera Israel, 130 Warga Palestina Terluka

Lebih dari 130 pengunjuk rasa Palestina terluka pada Jumat (4/3/2022) saat terlibat bentrokan dengan tentara Israel di wilayah utara

Editor: bakri
Instagram @baraah_abo_ramouz
Tentara Israel memukuli penduduk Palestina saat peringatan Isra Miraj. (Instagram @baraah_abo_ramouz) 

RAMALLAH - Lebih dari 130 pengunjuk rasa Palestina terluka pada Jumat (4/3/2022) saat terlibat bentrokan dengan tentara Israel di wilayah utara Tepi Barat, demikian disampaikan petugas medis dan saksi mata.

Sejumlah saksi mata Palestina mengatakan bentrokan sengit itu terjadi di dekat desa Beita dan Beit Dajan, yang masing-masing berlokasi di sebelah selatan dan timur Kota Nablus, serta di dekat Desa Kafr Qaddum, sebelah timur Kota Qaqilya.

Dalam pernyataan yang dikirimkan kepada Xinhua, Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan sedikitnya 128 pengunjuk rasa Palestina terluka, termasuk 36 yang terluka akibat peluru karet yang ditembakkan tentara Israel.

Korban-korban lainnya mengalami cedera akibat menghirup gas air mata, imbuh petugas medis.

Sementara itu, Murad Ishteiwi, koordinator gerakan perlawanan rakyat Palestina di Qalqilya, mengatakan kepada Xinhua bahwa dua pengunjuk rasa lainnya terluka akibat peluru karet dalam bentrokan dengan tentara Israel di Desa Kafr Qaddum.

Saksi mata mengatakan puluhan pengunjuk rasa penentang pembangunan permukiman melemparkan batu ke arah tentara Israel yang ditempatkan di pinggiran desa dan membakari ban-ban.

Anggota gerakan Fatah menghadiri pemakaman remaja Palestina Mohammed Abu Salah (17) yang terbunuh oleh pasukan Israel di Desa Silat al-Harithiya, Jenin, Tepi Barat, Palestina, Selasa (14/2/2022).
Anggota gerakan Fatah menghadiri pemakaman remaja Palestina Mohammed Abu Salah (17) yang terbunuh oleh pasukan Israel di Desa Silat al-Harithiya, Jenin, Tepi Barat, Palestina, Selasa (14/2/2022). (AFP/JAAFAR ASHTIYEH)

Otoritas Israel belum berkomentar perihal insiden tersebut.

Aksi unjuk rasa menentang ekspansi permukiman Israel di Beita dan Beit Dajan dan bentrokan dengan tentara Israel terjadi di kedua desa itu sedikitnya sekali dalam sepekan.

Baca juga: Tentara Israel Tembakkan Gas Air Mata dan Granat Kejut ke Sekolah Palestina, Guru dan Murid Terluka

Baca juga: 2 Warga Palestina Meninggal Ditembak Israel di Tepi Barat, Ratusan Orang Iringi Pemakaman Jenazahnya

Pada Jumat pagi waktu setempat, empat warga Palestina, termasuk tiga anakanak, terluka usai seorang pemukim Israel menembaki mereka di dekat sebuah permukiman Israel di kota tua di Kota Hebron di sebelah selatan Tepi Barat, menurut petugas medis dan saksi mata.

Kota tersebut diwarnai bentrokan yang terjadi setiap Jumat dalam aksi protes menentang kebijakan permukiman Israel dan penutupan banyak wilayah di pusat kota bagi warga Palestina.

Israel menduduki Tepi Barat dan Yerusalem Timur, yang diklaim oleh Palestina, dalam perang Timur Tengah 1967 dan sejak itu menguasai kedua wilayah tersebut. (ant)

Baca juga: Israel Kembali Lakukan Kekerasan Terhadap Palestina Saat Perayaan Isra Miraj, Mana NATO & Amerika?

Baca juga: Gadis Sukabumi Keturunan Palestina Viral, Tinggal di Gubuk dengan Kakek Nenek, Ayah Sudah Meninggal

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved