Berita Banda Aceh
Alumni SMKN 2 Banda Aceh Bekerja di Berbagai Perusahaan, Ada yang Magang ke Jepang
Pada tahun 2021 saja, sebanyak 167 lulusan SMKN 2 Banda Aceh diterima di berbagai tempat kerja.
Penulis: Herianto | Editor: Mursal Ismail
Pada tahun 2021 saja, sebanyak 167 lulusan SMKN 2 Banda Aceh diterima di berbagai tempat kerja.
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Daya serap alumni Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) 2 Negeri Banda Aceh di bidang kerja profesi makin menggembirakan.
Pada tahun 2021 saja, sebanyak 167 lulusan SMKN 2 Banda Aceh diterima di berbagai tempat kerja.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala SMKN 2 Banda Aceh, Baihaqi, saat mengikuti zikir dan doa bersama Sekda Aceh Taqwallah, di Lab Teknik Mesin SMKN 2 Banda Aceh, Rabu (9/3/2022).
Pada kesempatan tersebut, Taqwallah didampingi Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Alhudri.
Ramadhan, lulusan SMKN 2 Banda Aceh tahun 2012 mengatakan usai menamatkan sekolah, ia langsung mendapatkan pekerjaan di CV Krueng Raya Engineering dan PT Opanindo sebagai teknisi.
Setelah dua tahun bekerja pada perusahaan tersebut, ia pun ikut program magang Disnaker ke Jepang selama 5 tahun.
Di Jepang ia memperoleh gaji Rp 25 juta per bulan.
"Sepulang dari magang, saya membuka usaha sendiri berupa jasa instalasi listrik sambil mengajar Bahasa Jepang di BLK Banda Aceh hingga saat ini dengan pendapatan Rp 6 juta per bulan.
Terimakasih kepada para guru yang telah membimbing hingga saya bisa seperti inil," ujar Ramadhan.
Sementara Dikhan Ranggayo, siswa kelas tiga SMKN 2 Banda Aceh, sejauh ini ia sudah meraih ragam prestasi, selama masih di bangku sekolah.
"Saya pernah meraih Medallion of Excellence Lomba Kompetensi Siswa (LKS) Tingkat Nasional pada bidang CNC Turning Tahun 2021 yang dilaksanakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) Kemendikbud mewakili Aceh," ujar Ranggayo.
Ranggayo bercita-cita ingin kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Bandar Kabupaten, Bener Meriah untuk membuka bengkel bubut dan CNC yang paling canggih, serta bisa membuka lapangan kerja.
Kepala SMK 2 Banda Aceh, Baihaqi mengatakan, pada tahun 2021 lalu sebanyak 167 lulusan diterima di tempat kerja melalui bursa kerja khusus (BKK) SMK.
Bahkan dua orang di antaranya diterima kerja sebelum mereka lulus.
"Selain itu, sebanyak 12 orang lulusan kami siap berangkat ke Jepang dan satu orang dipanggil kerja di Jerman," kata Baihaqi.
'Baihaqi mengatakan, pada tahun 2022 ini pihaknya menargetkan sebanyak 170 orang lulusan dapat diterima kerja.
Ada 12 jurusan di sekolah tersebut, yaitu konstruksi gedung sanitasi dan perawatan, Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Elektronika Industri, Teknik Audio Video.
Kemudian Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Jaringan Tenaga Listrik, Teknik Pendingin dan Tata Udara, Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Bisnis Sepeda Motor dan Teknik Komputer dan Jaringan.
Sekda Aceh Taqwallah mengapresiasi kerja keras dewan guru dalam mendidik murid SMK 2 Banda Aceh.
Ia mengatakan semua pihak harus memiliki persepsi yang sama, jika lulusan SMK harus bisa mendapatkan lapangan pekerjaan, sebagai bukti suksesnya belajar.
Dalam kesempatan tersebut, Taqwallah juga menyapa secara acak dewan guru SMK dari berbagai kabupaten/kota yang ikut zikir dan doa secara virtual.
Seperti biasa, acara rutin tersebut juga diikuti secara virtual oleh ASN Pemerintah di seluruh SKPA beserta UPTD di kabupaten/kota.
Seluruh guru SMA di Aceh dan seluruh pegawai BUMD, seperti Bank Aceh dan PT PEMA. Sekitar 800 partisipan virtual yang ikut hari ini. Tiap partisipan diisi 5 sampai 10 peserta, bahkan lebih. (*)