Video
VIDEO - Harga Bahan Baku Naik, Pengusaha Pabrik Roti Kewalahan
Pemilik pabrik roti, Rafsan Jani (28) mengungkapkan, kenaikan bahan baku tepung terigu dan gas sangat menyulitkan.
Penulis: Bagus Setiawan | Editor: m anshar
Laporan Bagus Setiawan | Aceh Tengah
SERAMBINEWS.COM, TAKENGON - Pemilik pabrik roti di Takengon keluhkan kenaikan harga bahan baku untuk bahan produksi.
Pantauan Serambinews.com, Selasa (8/3/2022) salah satu pabrik roti di jalan Smea, desa Blang Kolak I, Kecamatan Lut Tawar.
Pemilik pabrik roti, Rafsan Jani (28) mengungkapkan, kenaikan bahan baku tepung terigu dan gas sangat menyulitkan.
Menurutnya kenaikan tepung terigu sudah mulai terasa sejak awal tahun 2022, dan mulai bulan lalu disusul dengan kenaikan harga beberapa bahan baku lain.
Satu sak tepung terigu ukuran 25 kilogram yang biasanya Rp 180 ribu sekarang menjadi Rp 230 ribu.
Sedangkan gas 12 kilogram dengan harga Rp. 150 ribu sekarang harus membelinya dengan harga Rp. 205 ribu.
Dengan naiknya beberapa bahan produksi, ia terpaksa menaikan harga roti yang dijual.
Kenaikan bahan baku juga berdampak pada penurunan keuntungan, dari biasanya Rp 150 juta per bulan, kini menyusut menjadi Rp 120 juta per bulan.
Dalam sehari pabrik roti yang menghasilkan 6.000 roti dengan 15 jenis yang berbeda ini menghabiskan 10 sak tepung terigu ukuran 25 kilogram, 20 kilogram mentega, 80 kilogram gula dan 3 tabung gas 12 kilogram untuk sekali produksi.
Narator: Ilham
Video Editor: M anshar