Video
VIDEO Harga Kerupuk Emping Melinjo di Pidie Naik Mencapai Rp80 Ribu per Kilogram
Menurut Irfan, kemungkinan besar harga emping akan turun saat bulan Ramadhan, seiring musim berbuah biji melinjo pada bulan April hingga Mei
Penulis: Idris Ismail | Editor: Hari Mahardhika
Laporan Idris Ismail | Pidie
SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Harga kerupuk emping melinjo dalam tiga pekan terakhir di pusat pasar Mueling Kota Beureunueun, Pidie perkilonya mencapai Rp 80.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 65.000 per kilogram.
Melambungnya harga kerupuk emping ini dipengaruhi oleh mahalnya bahan baku utama yaitu biji melinjo, dari biasanya Rp 25.000 per bambu kini menjadi Rp 38.000 per bambu.
Irfan Ramadhan, selaku pedagang grosir emping melinjo di pusat kota Beureunuen kepada Serambinews.com, Jumat (11/3/2022) mengatakan, di saat stok menipis, harga emping untuk kwalitas super berkisar mulai Rp 75.000 per kg sampai Rp 80.000 per kg.
Ia mengaku, biasanya harga normal emping mulai Rp 35.000 sampai Rp 40.000 per kg.
Menurut Irfan, kemungkinan besar harga emping akan turun saat bulan Ramadhan, seiring mulai musim berbuah biji melinjo yang umumnya pada bulan April hingga Mei.
Dalam satu pekan terakhir ini, stok emping melinjo semakin hari semakin menipis. Hal ini dikarenakan konsumen tetap membeli meski dengan harga lebih mahal.
Untuk sementara, para pedagang kerupuk emping melinjo di Kota Beureunueun tidak memasok ke luar daerah, terutama Medan Sumatera Utara hingga ke Jakarta. (*)
Narator: Syita
Video Editor: Hari Mahardhika