Serambi Awards 2022
LKMS Mahirah Muamalah, Inspirasi untuk Indonesia
Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM mendirikan lembaga keuangan untuk membantu warganya mendapatkan permodalan ringan.
“Saat itu saya melihat ada ketimpangan sedikit pembiayaan dimana para pelaku usaha mikro itu tidak terjamah dengan perbankan”
SERAMBINEWS.COM - BERANGKAT dari rasa prihatin pada nasib pelaku usaha kecil yang dibayang-bayangi rentenir, Wali Kota Banda Aceh H Aminullah Usman SE Ak MM mendirikan lembaga keuangan untuk membantu warganya mendapatkan permodalan ringan.
Namanya, Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) Mahirah Muamalah yang berlokasi di Jalan Teuku Mohd Daud Beureueh, kawasan Bundaran Simpang Lima, Kota Banda Aceh. Lembaga ini resmi beroperasi pada 27 April 2018.
Ide pendirian lembaga keuangan ini bukan setelah Aminullah menjabat Wali Kota Banda Aceh pada 7 Juli 2017, tapi sudah dipikirnya jauh sebelum menjadi orang nomor satu di ibu kota Provinsi Aceh. Sebagai bankir-- mantan Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh--Aminullah sadar betul bahwa mustahil daerah bisa dibangun apabila kondisi ekonomi masih karut marut. Apalagi Banda Aceh sebagai kota dagang.
Sebelum lahirnya LKMS Mahirah, Aminullah mengaku merasa prihatin dengan kondisi pedangan kecil di Banda Aceh yang dibuat ketergantungan oleh rentenir. Padahal mereka sadar, berhubungan dengan rentenir sama saja bunuh diri. Ternyata, para pedagang kecil tidak ada pilihan saat membutuhkan modal segar untuk usaha mereka. Akhirnya, lintah darat--sebutan rentenir--menjadi solusi meskipun berat.
Sementara perbankan, tidak menyediakan slot bantuan modal dalam jumlah kecil, tapi Rp 5 juta ke atas. Sementara kebanyakan pedagang kecil hanya butuh modal Rp 1-2 juta dan peluang itu dimanfaatkan oleh rentenir.
"Pada saat itu saya melihat ada ketimpangan sedikit pembiayaan dimana para pelaku usaha mikro itu tidak terjamah dengan perbankan," kata Aminullah saat menceritakan cikal bakal pendirian LKMS Mahirah.
Atas dasar itu, Aminullah berjanji pada dirinya sendiri akan mendirikan lembaga keuangan syariah dengan cita-cita bisa membantu pedagang kecil, apabila terpilih pada Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh tahun 2017.
"Saya bertekad, kalaulah saya menjadi wali kota Banda Aceh, pertama yang saya lakukan mendirikan lembaga keuangan syariah yang nantinya bisa memberikan bantuan modal kepada pelaku usaha kecil, mikro, nyak-nyak, dan juga anak muda yang berjualan di kios-kios," ungkapnya.
Kala itu, Aminullah Usman yang berpasangan Zainal Arifi n mendapat kepercayaan penuh dari warga kota dan berhasil terpilih sebagai pasangan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Banda Aceh periode 2017-2022.
"Begitu saya dilantik tanggal 7 Juni 2017, saya terus mempersiapkan pendirian lembaga keuangan ini. Kita mengajukan qanun kepada DPRK dan alhamdulillah DPR pun menyambut baik dan mendukung dan keluarlah qanun," kisah Aminullah.
Singkat cerita, semua persyaratan pendirian lembaga keuangan mikro syariah dipenuhi oleh Wali Kota Aminullah. Alhasil, berdirilah LKMS Mahirah Muamalah yang merupakan satu dari sejumlah program unggulan Pemerintahan Aminullah-Zainal.
Yang lebih membanggakan lagi, ketika LKMS Mahirah Muamalah menjadi lembaga keuangan mikro syariah pertama di Indonesia yang memperoleh izin operasional Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
"Alhamdulillah dengan modal pertama Rp 2,5 miliar LKMS Mahirah Muamalah kita resmikan pada Jumat 27 April 2018. Dan alhamdulillah warga Banda Aceh menyambut sangat baik kehadirannya," ungkap Aminullah.
Berdasarkan hasil survei tahun 2021, tingkat kepercayaan masyarakat terhadap rentenir tinggal 2 persen lagi. Sedangkan 80 persen warga kota sudah beralih ke LKMS Mahirah Muamalah yang saat ini sudah memiliki ribuan nasabah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/aminullah-usman-wali-kota-banda-aceh-7.jpg)