Breaking News:

Amalan Sholat

Niat Sholat Dhuha dan Tata Cara Melaksanakan, Lengkap dengan Doa Setelahnya

Pelaksanaannya minimal dua rakaat, namun bisa juga lebih banyak hingga delapan rakaat dengan dua rakaat sekali salam.

Editor: Nur Nihayati
Tribunnews
Ilustrasi Seorang sedang shalat 

Pelaksanaannya minimal dua rakaat, namun bisa juga lebih banyak hingga delapan rakaat dengan dua rakaat sekali salam. 

SERAMBINEWS.COM - Jika ingin tahu tata cara sholat dhuha, maka simak informasi ini.

Sholat dhuha sebaiknya dikerjakan pagi hari sebelum mulai aktivitas kerja.

Berikut bacaan niat dan tata cara salat dhuha.

Salat dhuha adalah salat sunah yang dilaksanakan sebelum waktu Zuhur.

Salat dhuha bisa dilakukan mulai dari pukul 7 pagi hingga menjelang waktu Zuhur.

Pelaksanaannya minimal dua rakaat, namun bisa juga lebih banyak hingga delapan rakaat dengan dua rakaat sekali salam.

Baca juga: Pemerintah Diminta Pantau Harga Sembako Jelang Ramadhan di Aceh

Baca juga: VIDEO BKSDA Evakuasi Beruang Madu yang Terkena Jerat Babi di Abdya

Baca juga: Gempa 7,3 SR Guncang Jepang, Tsunami Satu Meter Lebih Terjang Beberapa Kawasan Pantai

Bacaan Niat Salat Dhuha

اُصَلِّى سُنَّةَ الضَّحٰى رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ اَدَاءً ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatal Dhuha Rak'ataini Lillaahi Ta'alaa.

Artinya: "Aku niat salat sunnah Dhuha dua raka'at, karena Allah ta'ala."

Bacaan Doa Sholat Dhuha

اَللّٰهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ اَللّٰهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

Allahumma innad Dhuha-a Dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi Dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin

Artinya: "Ya Allah, bahwasannya waktu Dhuha itu adalah waktu Dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu Dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh."

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved