Serambi Awards 2022
Program Pro Rakyat, Warisan Tengku Agam-Suradji
Programnya mulai pemberian biaya gizi, beasiswa, bantuan listrik, bantuan elpiji, hingga beberapa bantuan untuk kebutuhan pokok lainnya.
Program-program ini sematamata untuk mencetak kader atau generasi penerus Sabang. Makanya untuk membentuk anak-anak yang cerdas, kita subsidi mulai dari gizi saat balita hingga beasiswa saat usia sekolah.
SERAMBINEWS.COM,- DI bawah kepemimpinan Nazaruddin S.I.kom atau lebih dikenal Tengku Agam dan Drs Suradji Junus sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Sabang, warga Pulau Weh mengaku sangat merasakan dampak langsung dari kepemimpinan dua tokoh tersebut.
Pasalnya, sejak resmi memimpin Sabang pada pertengahan 2017 lalu, keduanya langsung meluncurkan program pro rakyat, yang menyentuh langsung lapisan masyarakat kelas bawah. Program-program itu merupakan visi-misi yang direalisasi langsung di lapangan.Di masyarakat ‘kelas bawah’ program-program itu sudah sangat membantu meningkatkan kesejahteraan mereka. Karena apa yang diberikan oleh pemerintah setempat membantu meringankan beban mereka.
Programnya mulai pemberian biaya gizi, beasiswa, bantuan listrik, bantuan elpiji, hingga beberapa bantuan untuk kebutuhan pokok lainnya.
“Saat saya mulai memimpin Sabang, saya melihat warga kami di pulau ini masih jauh tertinggal dari daerah lainnya. Sehingga saya mencetuskan program-program yang menyentuh langsung kebutuhan mereka, mulai gizi, kesehatan, hingga beasiswa. Hal ini supaya SDMnya meningkat,” ujar Wali Kota Sabang, Tengku Agam.
Sabang merupakan daerah kepulauan dengan serba keterbatasan, bahkan untuk kebutuhan pokok pun harus dipasok dari daratan Aceh. Oleh karena itu pemerintah perlu memutar otak untuk menyejahterakan rakyat Sabang.
Karenanya program-program pro rakyat ini dirancang untuk kesejahteraan rakyat Sabang. dimulai dengan program bantuan gizi untuk balita 0-6 tahun atau lebih dikenal dengan Program Geunaseh. Selepas itu, ketika sang anak sudah memasuki sekolah maka Pemko Sabang membantunya melalui beasiswa yang disediakan mulai sekolah dasar hingga perguruan tinggi.
“Program-program ini semata-mata untuk mencetak kader atau generasi penerus Sabang. Makanya untuk membentuk anak-anak yang cerdas, kita subsidi mulai dari gizi saat balita hingga beasiswa saat usia sekolah,” ujar Nazaruddin.
Politisi Partai Aceh ini menyadari pembangunan tidak hanya bisa dilakukan dalam satu generasi, namun harus dilaksanakan secara berkelanjutan dari generasi ke generasi. Maka untuk mencapai itu semua, pendidikan adalah elemen yang paling penting. Karena hanya generasi yang cerdas yang dapat memajukan Sabang di masa yang akan datang.
Meskipun Sabang selama ini dikenal dengan potensi kelautan dan pariwisata, Tengku Agam tidak mau hanya terpaku pada mega-mega proyek di kedua sektor itu. Menurutnya, pembangunan SDM dan kesejahteraan rakyat merupakan hal dasar yang harus dibenahi. Jika itu sudah tercapai, maka program besar dibidang pariwisata dan keluatan pun mudah dicapai.
Walaupun program itu dicetuskan dimasa kepemimpinannya, ia tidak ingin program yang sangat bermanfaat ini berakhir seiring berakhirnya kepemimpinannya. Oleh karena itu, supaya program ini terus berlanjut dan menjadi warisan Tengku Agam-Suradji Junus, maka bersama DPRK setempat mereka menciptakan qanun yang menaungi program-program ini. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/sabang-serahkan-bantuan-geunaseh.jpg)