Breaking News:

Serambi Awards 2022

Bupati Abdya Ajak Petani Sawit Bayar Zakat

BUPATI Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim mengajak petani sawit untuk membayar zakat kepada fakir miskin dari hasil produksi TBS kelapa sawit

Editor: IKL
FOTO PEMKAB ABDYA
Bupati Abdya, H Akmal Ibrahim, SH meninjau lokasi perkebunan sawit untuk rakyat (Sawira) di Kecamatan Babahrot, Abdya. 

SERAMBINEWS.COM - BUPATI Aceh Barat Daya (Abdya), Akmal Ibrahim mengajak petani sawit untuk mem bayar zakat kepada fakir miskin dari penghasilan produksi Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit. “Dengan harga TBS yang sangat tinggi, maka saya berharap para pemilik kebun sawit, agar tidak lupa mengeluarkan zakat, bersedekah, dan menyantuni anak yatim dari hasil sawit itu,” ujar Bupati Abdya, Akmal Ibrahim, SH.

Karena, sebut Akmal, dalam surat Al-Quran sangat jelas mengatakan, celaka bagi orang kaya dan orang yang mampu, tidak memperdulikan anak yatim dan fakir miskin. “Maka dari itu, ayo kita bersedekah dan bayar zakat agar kita semua tidak termasuk orang-orang yang mendustai agama,” ajaknya.

Akmal mengaku, bahwa dengan harga TBS mencapai Rp 2.400 per kilogram, sudah selayaknya masyarakat, khususnya petani sawit untuk bersyukur atas limpahan rezeki yang diberikan Allah SWT. “Jika seorang petani itu mendapatkan hasil sawit per bulan Rp 10 juta, maka zakat yang dikeluarkan 2,5 persen hanya Rp 250.000, dan tentu hal tersebut tidak berat,” urainya.

Produksi TBS rata-rata petani Abdya mencapai 1.500 ton per hari, dengan luas areal mencapai 20 ribu Ha. Jadi, perputaran uang dari sawit ini per hari mencapai Rp 3 miliar lebih, atau Rp 90 miliar lebih per bulan. Jika 50 persen petani sawit mau mem bayar zakat, maka setiap bulannya akan ada uang sebesar Rp 1 miliar, yang bisa dibagikan kepada fakir miskin dan anak yatim. “Jika ini mau kita lakukan, insya Allah, tak ada lagi kita temukan saudara dan tetangga kita, yang tak makan,” cetusnya.

Dalam Ilmu Fiqih, ucap Akmal, kelapa sawit memang tidak dikenakan zakat karena dikiaskan komoditi dan bukan termasuk makanan pokok. Namun, zakat penghasilan tetap wajib dikeluarkan dari TBS kelapa sawit yang dijual. Di samping mengajak petani sawit untuk mengeluarkan zakat, Akmal juga meminta masyarakat untuk terus bekerja karena mencari nafkah untuk keluarga merupakan kewajiban yang sangat besar pahalanya. “Zakat boleh langsung diserahkan kepada tetangga yang membutuhkan di sekitar, boleh juga diserahkan kepada Baitul Mal,” imbau Bupati Akmal Ibrahim. (*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved