Serambi Awards 2022
Gayo Lues Kembangkan Objek Wisata Keluarga
PEMERINTAH Kabupaten Gayo Lues (Galus) dibawah pimpinan Bupati H Muhammad Amru terus mempoles sejumlah area sebagai objek wisata keluarga.
SERAMBINEWS.COM - PEMERINTAH Kabupaten Gayo Lues (Galus) dibawah pimpinan Bupati H Muhammad Amru terus mempoles sejumlah area sebagai objek wisata keluarga. Negeri Seribu Bukit ini yang dipenuhi dengan alam yang mempesona memiliki daya tarik bagi para wisatawan lokal, nasional maupun internasional.
Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru yang akrab di sapa Tengku Haji menegaskan pandemi Covid-19 tidak menyurutkan keinginan pemerintah membangun objek wisata keluarga. Salah satunya objek wisata Air Terjun Kolam B i r u Rerebe di Kecamatan Tripe Jaya yang sudah ramai dikunjungi warga setiap hari Minggu. Kunjungan ini meningkatkan drastis setelah destinasi wisata itu dibangun dengan berbagai fasilitas atau sarana dan prasarana yang dibutuhkan di objek wisata Kolam Biru.
Hal ini untuk menarik wisatawan lokal maupun mancanegara datang ke objek wisata unggulan Kabupaten Gayo Lues ini. Dia mengatakan, Kabupaten Gayo Lues tidak kalah menarik dengan daerah lainnya, terutama dari segi objek atau destinasi wisata.
Di beberapa kecamatan di Gayo Lues sudah memiliki objek wisata yang amat indah, mampu membuat mata terkesima saat memandanganya. Bahkan, dapat memanjakan mata dengan sajian pemandangan dan kuliner serta sejuknya alam dan lingkungannya.
Sehingga, banyak wisatawan terus berdatangan, baik dari daerah luar maupun warga di Kabupaten Gayo Lues itu sendiri dengan seribu hafidz dan dikenal dengan sebutan ‘Tangan Seribu.”
Gayo Lues dibawah kepemimpinan Haji M Amru- Tgk H Said Sani, objek wisata air terjun Kolam Biru ditargetkan menjadi salah satu objek wisata keluarga. Bahkan, dapat menjadi salah satu objek wisata dari turis mancanegara dan lokal.
Sehingga hal ini akan berdampak terhadap perekonomian masyarakat setempat, terutama sejak objek wisata itu dikelola oleh pemuda setempat dari tiga desa di kecamatan Tripe Jaya. Air terjun Kolam Biru yang berada di Desa Rerebe, Kecamatan Tripe Jaya, butuh waktu sekitar 1,5 jam perjalanan dari Kecamatan Blangkejeren, Ibu Kota Kabupaten Gayo Lues dengan jarak tempuh 50 kilometer dan sudah diaspal.
Wisata air terjun ini akan membuat para pengunjung terkesima dengan menawarkan keindahan air terjun yang bertingkat-tingkat. Kemudian, air masuk dalam kolam dengan luas sekitar 60x60 meter dengan warna air biru sehingga dijuluki sebagai kolam biru.
Selain itu juga para pengunjung diperbolehkan mandi dikolam biru sepuas dengan gratis, bahkan bisa menyewa peralatan berenang seperti ban mobil yang di sediakan para pengelola tempat wisata ini, selain mandi di kolam biru untuk pengunjung dewasa juga tersedia wahana permainan dan kolam renang untuk anak-anak didua tempat dilokasi yang sama. Lokasi ini telah menjadi lokasi baru sebagai tempat favorit bagi masyarakat untuk menikmati wisata alam di kolam biru bersama keluarga.
Bupati Gayo Lues julukan bapak Seribu Hafi dz ini, berharap disisa penghujung kepemimpinannya pada satu periode pertama ini, apa dibangun ini, seperti sektor pariwisata dapat mendorong memajukan Kabupaten Gayo Lues dan mensejahterakan masyarakat serta makin dikenal oleh orang luar daerah.
Dia juga berharap, agar Kabupaten Gayo Lues yang telah dikenal dengan julukan Seribu Bukit dan Seribu Hafi dz, serta Tangan Seribu. Juga dikenal melalui seni budaya berupa tari Saman. Dikatakan, hal itu harus terus dilestarikan dan dibudayakan oleh para pemuda sebagai penerus seni dan pemimpin di masa yang akan datang. Di kabupaten Gayo Lues, telah banyak berkembang objek wisata, selain Air Terjun Kolam Biru di Rerebe, masih banyak objek wisata keluarga lainnya. Seperti objek wisata Atu Peltak di Kecamatan Rikit Gaib, tepatnya berada di puncak bukit dengan menawarkan pemandangan yang sangat indah.
Lokasi berada di sisi ruas jalan nasional Blangkejeren Takengon, sehingga pengunjung dapat memandang ke area pemukiman penduduk yang berada di bawahnya. Begitu juga halnya dengan objek wisata keluarga lainnya yang berada di Akang Siwah, Kecamatan Blangpegayon.
Tidak ketinggalan, pengunjung selalu ramai dan hal serupa juga terjadi dengan objek wisata Genting, Kecamatan Pining, dengan suasana alam sejuk, karena dikelilingi hutan rimba sepanjang mata memandang.
Bahkan tidak ketinggalan objek wisata Agusen di Kecamatan Blangkejeren yang dijuluki Kampung Inggris. Kawasan ini berada di lereng pegunungan dan tepi sungai yang deras yakni Kale Alas, tempat wisata arung jeram. Juga ada objek wisata Kedah Blangjerango, pintu masuk ke puncak Gunung Leuser. Kedua objek wisata itu, mayoritas dikunjungi wisatawan mancanegara.
Dalam kepiawaian duet Bupati Gayo Lues, H Muhammad Amru dengan Wakil Bupati, Tgk H Said Sani, membangun objek wisata, kini masyarakat tidak perlu lagi mengeluarkan biaya besar untuk berliburan atau membawa keluarga keluar daerah.
Muhammad Amru, mantan wartawan Harian Serambi Indonesia di era tahun sembilan puluhan ini mengaku, tahun 2021 lalu pemerintahan daerah juga telah membangun sebuah taman bermain anak-anak yang dipenuhi wahana permainan. Taman ini berada di komplek perkantoran Pemerintah Kabupaten Gayo Lues dan telah dimanfaatkan oleh masyarakat sejak awal Januari 2022 lalu.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/air-terjun-gayo-lues.jpg)