Jumat, 10 April 2026

Berita Simeulue

Antisipasi Kelangkaan Minyak Goreng, Kapolres Simeulue Tinjau Pabrik Kelapa Sawit

Pengecekan itu dalam rangka mengantisipasi kelangkaan bahan baku minyak goreng.

Penulis: Sari Muliyasno | Editor: Nurul Hayati
Foto: Humas Polres Simeulue
Kapolres Simeulue didampingi Manager PT Raja Marga, serta PJU Polres Simeulue meninjau dan mengecek pabrik kelapa sawit yang berada di Desa Lauke, Simeulue Tengah, Rabu (17/3/20222). Hal itu untuk memastikan jalur distrubusi bahan baku produksi minyak goreng. 

Pengecekan itu dalam rangka mengantisipasi kelangkaan bahan baku minyak goreng.

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Kapolres Simelue AKBP Pandji Santoso SIK, didampingi sejumlah PJU Polres Simeulue, melakukan pengecekan serta peninjauan ke PT Raja Marga yang mengoperasikan pabrik kelapa sawit berada di Desa Lauke, Kecamatan Simeulue Tengah.

Pengecekan itu dalam rangka mengantisipasi kelangkaan bahan baku minyak goreng.

Demikian disampaikan Kapolres Simeulue AKBP Pandji Santoso, dalam rilisnya yang diterima Serambinews.com, Jumat (17/3/2022).

Saat di lokasi, Kapolres Simeulue didampingi Manager PT Raja Marga, melihat langsung proses pengolahan kelapa sawit di lokasi.

"Adapun hasil dari pengecekan dan peninjauan, pabrik tersebut hanya memproduksi TBS dalam satu hari sebanyak 30 sampai 50 ton dengan hasil minyak CPO sebanyak 10 ton per hari," jelasnya.

Kemudian, dalam tiga hari sekali oleh PT Raja Marga hanya mengolah minyak CPO sebayak 100 ton TBS, yang menghasilkan minyak CPO sebanyak 20 ton.

"Dan minyak CPO tersebut dikirim ke pabrik PT Raja Marga yang ada di Nagan Raya selaku PT Induk dari Perusahaan PT Raja Marga untuk di jadikan bahan baku minyak goreng," papar Kapolres Simeulue.

Lebih lanjut ia menyatakan, bahwa jalur distribusi dari proses bahan baku menjadi setengah jadi itu berjalan dengan baik dan aman.

"Atas arahan pimpinan kami untuk memastikan bahwa jalur distribusi maupun pembuatan minyak goreng tidak mengalami hambatan, dan dipastikan untuk Simeulue tidak terjadi kelangkaan dan jalur distribusi aman dan terkendali," demikian Pandji Santoso.(*)

Baca juga: India Tindaklanjuti Peluang Investasi di Aceh, Bahas Soal Tenaga Kerja hingga Impor Kelapa Sawit

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved