Breaking News:

Internasional

Pencari Suaka Rusia Ditolak Masuk AS, Pengungsi Ukraina Diizinkan Lintasi Perbatasan Meksiko

Puluhan calon pencari suaka dari Rusia mendapati diri mereka dilarang memasuki AS pada Jumat (18/3/2022).

Editor: M Nur Pakar
AP/Gregory Bull
Irina Zolinka (kanan) pencari suaka asal Rusia di Amerika Serikat, menangis saat dilarang masuk AS di Pelabuhan Masuk San Ysidro di Tijuana, Meksiko, Kamis (17/3/2022). 

SERAMBINEWS.COM, KIVE - Puluhan calon pencari suaka dari Rusia mendapati diri mereka dilarang memasuki AS pada Jumat (18/3/2022).

Sebaliknya, sekelompok orang Ukraina yang menunjukkan paspor dikawal melintasi perbatasan Meksiko memasuki AS.

Adegan tersebut mencerminkan pergeseran, tetapi tidak salah lagi dalam perlakuan yang berbeda untuk orang Rusia dan Ukraina yang memasuki Meksiko sebagai turis dan terbang ke Tijuana.

Mereka berharap dapat memasuki AS untuk mendapatkan kesempatan suaka, seperti dilansir AP, Sabtu (19/3/2022).

Sebanyak 34 warga Rusia telah berkemah beberapa hari di perbatasan tersibuk AS dengan Meksiko, dua hari setelah pejabat kota Tijuana mendesak mereka pergi.

Mereka duduk di atas tikar dan selimut, memeriksa smartphone, mengobrol di dalam kantong tidur dan kereta bayi di dekatnya saat arus pejalan kaki melintasi perbatasan melewati mereka.

Lima gadis muda duduk dan berbicara dalam lingkaran, beberapa dengan boneka binatang.

Beberapa hari sebelumnya, beberapa warga Rusia dirawat di AS di persimpangan San Ysidro, sebaliknya beberapa orang Ukraina dilarang.

Tetapi pada Jumat (18/3/2022) orang Rusia ditolak sementara orang Ukraina diterima setelah menunggu sebentar.

Baca juga: AS Akan Atasi Krisis Pengungsi Ukraina, Lebih Dari Tiga Juta Orang Lari ke Negara Tetangga

“Sangat sulit untuk memahami bagaimana mereka membuat keputusan,” kata Irina Zolinka, seorang wanita Rusia berusia 40 tahun/

Dia berkemah semalam bersama keluarganya yang terdiri dari tujuh orang setelah tiba di Tijuana pada Kamis (17/3/2022).

Erika Pinheiro, direktur litigasi dan kebijakan untuk kelompok advokasi Al Otro Lado, mengatakan AS mulai menerima semua warga Ukraina dengan pembebasan bersyarat kemanusiaan selama satu tahun/

Sementara pada saat yang sama memblokir semua warga Rusia.

Sebuah memo Departemen Keamanan Dalam Negeri tertanggal 11 Maret 2022, tetapi tidak dirilis ke publik mengatakan warga Ukraina dapat dibebaskan dari pembatasan suaka.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved