Video

VIDEO Pengungsi Rohingya Dikeluarkan Dari Desa Alue Buya Pasi Jangka Bireuen

Para pengungsi diantar warga ke perbatasan desa tersebut dan terkatung-katung di pinggir jalan sementara waktu.

Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan Yusmandin Idris | Bireuen

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Para pengungsi Rohingya yang mendarat di pesisir Jangka Bireuen Minggu (06/03/2022) kemudian ditampung di meunasah dan dipindahkan ke areal kebun kelapa pada Jumat (11/03/2022) pada Minggu (20/03/2022) dikeluarkan dari desa itu diantar ke pintu gerbang desa.

Kejadian dikeluarkan tersebut berlangsung pada pukul 12.00 WIB.

Amatan Serambinews.com, mereka walaupun sudah dikeluarkan dari desa tersebut, mereka juga diantar warga ke perbatasan desa tersebut dan terkatung-katung di pinggir jalan sementara waktu.

Para pengungsi dengan tanda kuning di tangan berbaur dengan masyarakat di pinggir jalan desa dan juga sejumlah aparat keamanan, pegawai kantor camat dan juga anggota Polres Bireuen dan Polsek Jangka.

Dikeluarkan dari desa kata Camat Jangka, Alfian kepada Serambinews.com, beberapa hari sebelumnya perwakilan masyarakat setempat telah duduk dengan pihak IOM dan UNHCR terkait keberadaan pengungsi di desa tersebut.

Masyarakat meminta agar para pengungsi segera dipindahkan. Apabila tidak segera dipindahkan maka akan dipindahkan oleh masyarakat.

“Masyarakat akan memindahkan dengan cara sendiri, ya beginilah caranya yang dilakukan hari ini pengungsi Rohingya dipindahkan keluar desa mereka, masyarakat sudah memberi batas waktu hingga, Minggu pagi belum ada kejelasan pemindahan, masyarakat memindahkan sendiri,” kata camat.

Sehingga hari ini Minggu (20/03/2022) sekitar pukul 12.00 WIB, semua pengungsi Rohingya dikeluarkan oleh warga ke luar batas Gampong Alue Buya Pasie. Bahkan, informasi dari awalnya beberapa hari lalu pengungsi sudah minta dipindahkan dari desa tersebut.

Melihat dan mendapatkan informasi mereka sudah dikeluarkan dari desa, camat melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk sementara waktu dan tidak mungkin mereka berada di areal terbuka, kepanasan di pinggir jalan dan juga dekat dengan tambak warga.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved