Breaking News:

Cahaya Aceh

Meriahnya Panggung Aceh Street Food Festival, Diisi Apache, VellaRocka, hingga Tangke

Sejumlah musisi ternama Aceh ikut tampil saat pembukaan, yaitu VellaRocka, Lailissa'dah n Friends, Tangke Band, hingga Apache.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NASIR
Pengunjung memenuhi malam pembukaan Aceh Street Food Festival berlangsung meriah, Senin (21/3/2022) malam di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. 

Karena, kata penyelenggara, ajang memang memberi ruang kepada UMKM yang selama ini menjual rumahan dan secara daring.

Baca juga: Besok Malam, Aceh Street Food Festival di Taman Ratu Safiatuddin Dibuka, Hadirkan Ragam Kuliner

Sehingga lewat festival itu, pelanggannya bisa membeli langsung dan berkesempatan memperluas pasar.

Aceh Street Food yang merupakan perhelatan tahun kedua ini, menghadirkan 34 stand, yang diisi dengan sajian mi, nasi goreng, roti, snack, hingga minuman kekinian.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Cut Nurmarita saat pembukaan menyampaikan, kegiatan itu dilaksanakan untuk mendongkrak wisata di Aceh, khususnya kuliner.

Selain itu, melalui kegiatan diharapkan UMKM kuliner yang mengisi kegiatan dapat semakin dikenal dan berkembang.

Sebelumnya, Kadisbudpar Aceh, Jamaluddin mengatakan, Aceh Street Food Festival dilaksanakan  sebagai upaya mengangkat kuliner jalanan di Aceh.

Karena hadirnya beragam jenis sajian itu menunjukkan Aceh kaya akan kuliner yang lezat.

Dikatakan Jamaluddin, melalui Aceh Street Food Festival, para pelaku UMKM yang selama ini kebanyakan usaha rumahan, memiliki kesempatan mempromosikan usahanya secara lebih luas.

Baca juga: Beragam Kuliner Milik UMKM Hadir di Aceh Street Food

Jamaluddin menambahkan, melalui beragam even, selain untuk mempromosikan wisata dan kuliner.

Pihaknya juga ingin membangkitkan perekonomian para pelaku usaha atau UMKM.

Tak hanya menyajikan kuliner, Aceh Street Food Festival juga fun game,  workhsop dengan food vloger nasional, dan atraksi musik di panggung utama.

Sebagian besar jajanan tersebut berasal dari usaha rumahan.

Selama pandemi Covid-19, para pelaku UMKM ini mengandalkan penjualan melalui pesanan online.

Oleh karena itu, melalui ajang Aceh Street Food, para pelaku UMKM diberi kesempatan menjajakan langsung kepada pengunjung.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved