Berita Sabang
Polres Sabang Pastikan Ketersediaan Stok Minyak Goreng
Ketersediaan minyak goreng kemasan dan curah dinilai masih mencukupi kebutuhan masyarakat kota Sabang menjelang bulan Ramadhan.
Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Aulia Prasetya | Sabang
SERAMBINEWS.COM, SABANG - Menjelang bulan ramadhan, Tim gabungan Polres Sabang bersama Disperindag Kota Sabang dan dinas Kesehatan Kota Sabang mengecek ketersediaan minyak goreng di pasaran yang berada di jalan perdagangan gampong Kuta Barat Kecamatan Sukakarya Sabang, Selasa (22/3/2022).
Kegiatan tersebut dipimpin oleh Kapolres Sabang Akbp Muhammadun S.H didampingi Kabag Ren Kompol Hadi Sugandi, Kasat Reskrim Ipda Rahmad, S.Sos., S.H., M.Si, Kasi Humas Ipda Jumadil Alfian, Kasi Propam Aiptu Arif Fajri dan Kabid Perdagangan M. Nasir mendatangi sejumlah toko yang ada dipasar untuk melakukan pengecekan ketersediaan minyak goreng Kemasan dan curah menjelang bulan suci Ramadhan.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan ketersediaan dan distribusi minyak goreng kepada masyarakat berjalan dengan baik.
Kapolres Sabang Akbp Muhammadun S.H mengatakan, kegiatan ini kita lakukan sebagai tindak lanjut perintah bapak Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, melalui perintah Kapolda Aceh tanggal 16 Maret 2022 mengenai pengawasan ketersediaan minyak goreng dalam memastikan ketersediaan stok hingga harga penjualan minyak goreng dipasaran sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan Pemerintan.
"Ketersediaan minyak goreng kemasan dan curah di wilayah Kota Sabang masih mencukupi kebutuhan masyarakat kota Sabang menjelang bulan suci Ramadhan sehingga dapat dipastikan tidak terjadi lonjakan harga akibat kelangkaan," tegasnya.
Ia juga menghimbau kepada para pemilik Swalayan dan toko / kelontong agar tidak melakukan penimbunan terhadap minyak goreng dan bahan pokok lainnya.
Hal senada juga disampaikan Kabid Perdagangan M. Nasir untuk kegiatan jual beli minyak horeng masih berjalan secara normal sehingga dapat di simpulkan bahwa tidak adanya kepanikan masyarakat terkait isu yang berkembang tentang kelengkahan minyak goreng serta tidak adanya indikasi penimbunan secara individual.
Dia memastikan, jika ditemukan adanya penyimpangan dalam proses distribusi minyak goreng ini, pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku. Apalagi sampai ada yang berani melakukan penimbunan minyak goreng.(*)
Baca juga: VIDEO Jelang Ramadhan, Disperindag Sabang Gelar Pasar Murah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ccek-migor.jpg)