Breaking News:

Video

VIDEO Berburu Ragam Kuliner di Aceh Street Food Festival

ASFF menghadirkan 34 tenan, berisikan makanan tradisional nusantara, makanan tradisional Aceh, makanan modern, makanan luar negeri, minuman kekinian.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Yuhendra Saputra

Laporan Muhammad Nasir | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Aceh Street Food Festival, ajang yang menghadirkan beragam jenis Jajanan dan Kuliner sudah dimulai sejak, Senin (21/03/2022) di Taman Ratu Safiatuddin, Banda Aceh. Kegiatan yang akan berlangsung 21-23 Maret 2022.

Aceh Street Food Festival menghadirkan 34 tenan, yang berisi makanan tradisional nusantara, makanan tradisional Aceh, makanan modern, makanan luar negeri, minuman kekinian hingga beragam jenis kopi.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh menggelar kegiatan sebagai ajang promosi wisata kuliner Aceh. Selain itu lewat kegiatan ini Disbudpar juga ingin membangkitkan UMKM.

Karena, kata penyelenggara, ajang memang memberi ruangkepada UMKM yang selama ini menjual rumahan dan secara daring. Sehingga lewat Festival itu, pelanggannya bisa membeli langsung dan berkesempatan memperluas pasar.

Aceh Street Food yang merupakan perhelatan tahun kedua ini, menghadirkan 34 stand, yang akan diisi dengan sajian mie, nasi goreng, roti, snack, hingga minuman kekinian.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin mengatakan, Aceh Street Food Festival dilaksanakan sebagai upaya mengangkat kuliner jalanan di Aceh. Karena hadirnya beragam jenis sajian itu menunjukkan Aceh kaya akan kuliner yang lezat.

Dikatakan Jamaluddin, melalui Aceh Street Food Festival, para pelaku UMKM yang selama ini kebanyakan usaha rumahan, memiliki kesempatan mempromosikan usahanya secara lebih luas.

Jamaluddin menambahkan, melalui beragam even, selain untuk mempromosikan wisata dan kuliner. Pihaknya juga ingin membangkitkan perekonomian para pelaku usaha atau UMKM.

Tak hanya menyajikan kuliner, Aceh Street Food Festival juga fungame, workhsop dengan food vloger nasional, dan atraksi musik di panggung utama.

Sebagian besar jajanan tersebut berasal dari usaha rumahan. Selama pandemi Covid-19, para pelaku UMKM ini mengandalkan penjualan melalui pesanan online.

Oleh karena itu, melalui ajang Aceh Street Food, para pelaku UMKM diberi kesempatan menjajakan langsung kepada pengunjung.

Sebaliknya, para pembeli yang selama kerap membeli melalui aplikasi atau orderan online, di Aceh Street Food mereka bisa memesan dan memilih jajanan favoritnya dengan leluasa.

Tenan yang akan mengisi Aceh Street Food Festival dibagi dalam beberapa jenis.

Misalnya untuk makanan tradisional Aceh ada mie Aceh gurita, nasi goreng, pulot durian, mie caluk, pisang bakar, dan sate gurita.

Lalu makanan tradisional nusantara ada nasi kebuli, mie ayam, mie balap, dan angkringan.

Lalu ada makanan modern seperti burger, takoyaki, ricebowl, kebab, dimsum, loklok, korean food dan sate taichan.

Untuk minuman ada kopi dan beragam varian minuman populer lainnya.(*)

Baca juga: Melalui Aceh Street Food Festival, Disbudpar Aceh Bangkitkan UMKM Kuliner

Baca juga: Tim Gabungan Garuk 3 Pasangan Khalwat Dari 2 Hotel & Ada Pesta Miras di Tugu Taman Ratu Safiatuddin

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved