Internasional
Pengungsi Wanita Ukraina Tempati Urutan Pertama Lomba Lari Marathon di Jerusalem
Seorang wanita pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari negara itu bersama putrinya menempati urutan pertama di antara wanita dalam lomba lari
SERAMBINEWS.COM, JERUSALEM - Seorang wanita pengungsi Ukraina yang melarikan diri dari negara itu bersama putrinya menempati urutan pertama di antara wanita dalam lomba lari marathon di Jerusalem, Israel.
Valentyna Veretska (31) berkompetisi dalam perlombaan Jumat (25/3/2022) setelah melarikan diri dengan putrinya yang berusia 11 tahun.
Dia lari tak lama setelah Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari 2022, tetapi suaminya tetap tinggal.
Dilansir AP, penyelenggara mengatakan Veretska menyelesaikan lomba sejauh 42,2 kilometer dengan waktu dua jam, 45 menit dan 54 detik.
Ageze Guadie (33) dari Israel, finis pertama di kategori putra dengan waktu 2:37:17.
Veretska (31) berada di peringkat ke-444 dunia di antara pelari maraton wanita dan yang terakhir finis pertama di Tirana Marathon Oktober 2021, menurut World Athletics.
Baca juga: Pengungsi Odesa Seberangi Sungai ke Perbatasan Rumania, Khawatir Terkena Serangan Kapal Perang Rusia
Menjelang perlombaan di Jerusalem mengatakan kepada wartawan dia akan menjalankan perdamaian.
Dia dan putrinya melarikan diri dari kota selatan Mykolaiv hanya dengan dokumen perjalanan mereka menuju negara tetangga Polandia.
Dia diundang untuk ambil bagian dalam maraton Jerusalem awal bulan ini.
Penyelenggara maraton mengatakan sekitar 40 imigran dan pengungsi Ukraina bersaing di antara ribuan pelari.(*)
Baca juga: Pengungsi Suriah Kembali Hadapi Perang, Cari Kehidupan Lebih Baik di Rusia, Kembali Diterpa Perang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Atlet-Ukraina-Valentyna-Veretska.jpg)