Kamis, 4 Juni 2026

Internasional

Sekjen NATO Tegaskan Serangan Senjata Nuklir dan Kimia Akan Ubah Perang Ukraina

Sekjen NATO Jens Stoltenberg, Jumat (25/3/2022) menegaskan setiap penggunaan senjata kimia dan nuklir akan benar-benar mengubah sifat perang Ukraina.

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AP
Sekjen NATO Jens Stoltenberg 

SERAMBINEWS.COM, KOPENHAGEN - Sekjen NATO Jens Stoltenberg, Jumat (25/3/2022) menegaskan setiap penggunaan senjata kimia dan nuklir akan benar-benar mengubah sifat perang Ukraina.

Dia mengatakan hal itu benar-benar tidak dapat diterima dengan akal sehat, tetapi tidak merincikan, apakah akan menjadi Perang Dunia III.

Stoltenberg berbicara selama kunjungan ke latihan Respon Dingin yang telah lama direncanakan di negara asalnya, Norwegia.

Dia menyebut perang Rusia di Ukraina sebagai momen penting untuk terus diamati dan dipantau.

Baca juga: Presiden Ukraina Terus Berkoar-Koar Cari Dukungan, AS dan NATO Bakal Terlibat, PD III Terancam Pecah

Latihan yang berlangsung di tenggara, tengah dan utara Norwegia itu melibatkan 30.000 tentara dari 27 negara.

Anggota non-NATO Finlandia dan Swedia juga berpartisipasi.

Latihan dimulai 14 Maret dan berakhir 1 April 2022 mendatang.

Latihan Cold Response pertama diadakan pada tahun 2006. Latihan ini dilakukan setiap dua tahun sekali.(*(

Baca juga: Anggota Parlemen Ukraina Tuduh NATO Dukung Invasi Rusia, Tidak Bantu Secara Fisik, Hanya Kata-Kata

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved