Breaking News:

Cahaya Aceh

UMKM Aceh Sukses Raih Cuan Ratusan Juta di Aceh Street Food Festival

Para pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan ASFF 2022 juga berhasil meraup keuntungan dan terjadinya perputaran ekonomi yang tinggi.

Penulis: Muhammad Nasir | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Seorang Food vloger Nasional saat berkunjung ke Aceh Street Food Festival (ASFF) yang dihelat di Taman Ratu Safiatuddin. 

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Jamaluddin, resmi menutup kegiatan Aceh Street Food Festival (ASFF) yang dihelat di Taman Ratu Safiatuddin, pada Rabu, (23/3/2024).

Penutupan kegiatan itu juga turut dihadiri ribuan pengunjung yang ingin menikmati kuliner yang dijajakan di festival itu.

Bahkan beberapa stan menutup lapak dagangannya karena stok habis diburu para pengunjung atau laris manis.

Hanya beberapa stan yang masih melayani pembeli di malam penutupan Aceh Street Food Festival 2022.

Para pelaku UMKM yang ikut dalam kegiatan ASFF 2022 juga berhasil meraup keuntungan dan terjadinya perputaran ekonomi yang tinggi.

Pekan Raya Cahaya Aceh Jadi Momen Kebangkitan Pelaku Ekonomi Kreatif

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Jamaluddin mengatakan, ASFF tahun 2022, dengan tema “For a Moments of Tastes”, merupakan strategi Pemerintah Aceh untuk mendukung kebangkitan industri pariwisata, mempromosikan ragam kuliner Khas Aceh dan sebagai media pemulihan ekonomi masyarakat.

Disamping itu, kegiatan ini juga dalam rangka menyambut peserta Muktamar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke XXXI yang diselenggarakan di Banda Aceh. Sehingga para peserta Muktamar juga turut meramaikan event ASFF 2022.

Jamaluddin mengatakan, kondisi pandemi yang sudah mulai melandai menjadi semangat baru bagi industri kreatif dan kuliner untuk segera bangkit dan berbenah.

"Dengan adanya event seperti ini, kita harapkan semua pihak yang bergerak di sektor UMKM mampu bergerak dan semangat kembali mengelola bisnis mereka. Kita terus dukung kegiatan seperti ini," ujar Jamaluddin.

Antusias warga yang tinggi berkunjung dalam event ini membuktikan bahwa sektor wisata kuliner yang dijalankan UMKM di Banda Aceh mulai bangkit setelah diterpa pandemi.

Sementara itu Kepala Bidang Sejarah dan Nilai Budaya Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh, Evi Mayasari menilai munculnya pelaku UMKM di Aceh selama diterpa pandemi tumbuh subur dengan berbagai ide dan inovasi mereka. Menurut Evi, ini yang terus dipertahankan agar menjadi lebih baik.

Yuk Intip Kemeriahannya Pekan Raya Cahaya Aceh

Untuk itu pihaknya terus memberikan dukungan bagi mereka agar bisa menunjukkan kreativitas usaha mereka. Salah satunya dengan menghadirkan ASFF.

"Di awal daerah kita terdampak Covid-19, diterapkannya pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat, kami terus berupaya bagaimana caranya tetap memikirkan strategi agar kegiatan terus bisa berjalan,” ujar Evi.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved