Berita Bireuen
14 Grup Ikut Festival Meurukon Disbudpar Aceh di Bireuen
Meurukon merupakan salah satu bentuk kesenian untuk menanamkan nilai-nilai moral, yang populer di masyarakat Aceh sekitar tahun 1990-an.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Taufik Hidayat
Laporan Yusmandin Idris | Bireuen
SERAMBINEWS.COM, BIREUEN – Sebanyak 14 grop meurukon dari 14 kecamatan di Bireuen, Jumat (25/03/2022) malam mengikuti Festival Meurukon yang diselenggarakan Pemerintah Aceh melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh berlangsung di aula Hotel Fajar Bireuen.
Adapun 14 grup yang ikut ambil bagian dalam festival dengan tema revitalisasi seni tutur Aceh yaitu dari Kecamatan Kutablang, Jeumpa, Juli, Samalanga, Makmur dan Jangka. Seterusnya dari Gandapura, Kuala, Simpang Mamplam, Peudada, Peusangan Selatan, Peusangan Siblah Krueng, Peusangan dan Jeunieb, dibuka Bupati Bireuen.
Pembukaan festival disemarakkan dengan tari ratoh jaroe, binaan ketua yayasan Kebangsaan Bireuen.
Kadisbudpar Aceh melalui Kepala Seksi Bahasa, Azizar Mansyah dalam sambutannya antara lain mengatakan, tujuan festival untuk membangkitkan kembali kebudayaan Aceh, sebagai peninggalan indatu yang harus dilestarikan.
Selain itu, juga untuk pembinaan terhadap seni budaya daerah, seperti meurukon sebagai bagian kekayaan sastra Aceh. “Kita berharap seni Meurukon ini dapat terus berkembang dan semakin dikenal di masyarakat luas, khususnya di Bireuen,” kata Azizar.
Ditambahkan, Disbudpar Aceh akan terus berupaya menyelenggarakan event seni budaya di daerah. Upaya terus diharapkan dapat membangkitkan semangat pekerja seni dan pekerja kreatif guna meningkatkan taraf ekonomi masyarakat, katanya.
Meurukon, yang popular di masyarakat sekitar tahun 1990-an, merupakan salah satu bentuk kesenian untuk pendidikan dan pengajaran, serta penanaman nilai-nilai moral.
Seni tutur Islami ini juga dikenal salah satu genre puisi Aceh yang dipresentasikan dengan cara dialogis, antara satu kelompok dengan kelompok lainnya, dengan cara bersajak tentang kaidah-kaidah dasar keagamaan.(*)
Baca juga: Resmi Ditutup, Festival Pulo Aceh Jadi Wadah Tingkatkan Prestasi Seni dan Budaya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/festival-meurukon.jpg)