Pemilu 2024
Irwandi Yusuf: PA dan PNA Jadi Satu Partai No, Berkoalisi Yes
Namun peluanng yang terbuka terjadi adalah PNA dan PA berkoalisi dalam Pilkada 2024 mendatang.
Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
Laporan Fikar W Eda l Bandung
SERAMBINEWS.COM, BANDUNG - Ketua Umum DPP Partai Nanggroe Aceh (PNA) Irwandi Yusuf menepis kemungkinan PNA dengan Partai Aceh (PA) menghimpun diri dalam satu partai.
Namun peluanng yang terbuka terjadi adalah PNA dan PA berkoalisi dalam Pilkada 2024 mendatang.
Itu disampaikan Irwandi Yusuf dalam percakapan dengan Serambinews.com yang menjenguknya di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Sukamiskin, Bandung Jawa Barat, 28 Maret 2022.
• Irwandi Yusuf Bicara Soal JKA, Jangan Sampai Orang Aceh Tak Bisa Berobat
Irwandi memang sedang menjalani hukuman di lembaga pemasyarakatan tersebut atas putusan pengadilan tindak pidana korupsi (Tipikor) Jakarta dan dikuatkan putusan kasasi Mahkamah Agung.
Irwandi dihukum tujuh tahun penjara atas tindak pidana korupsi yang terbukti dilakukannya.
"Bersatu dalam satu partai antara PA dan PNA tidak mungkin. Yang mungkin adalah melakukan koalisi antara PNA dan PA," kata Irwandi.
Ia dimintai pernyatannya sehubungan dengan agenda Pilkada Aceh 2024 mendatang untuk pemilihan gubernur, bupati dan walikota.
PNA dan PA adalah dua partai lokal Aceh yang lahir dari rahim MoU Helsinki dan UUPA. Dalam dua kali Pilkada Gubernur Aceh, PA dan PNA tampak berseberangan dan mengusung pasangan calon sendiri-sendiri.
Dalam Pilkada Gubernur Aceh 2017, Irwandi Yusuf dan Nova Iriansyah diusung oleh lima partai, Partai Nanggroe Aceh (PNA), Partai Demokrat, PKB, PDIP dan PDA.
Adapun Partai Aceh (PA), didukung PBB, PKS, Gerindra, dan PAN, mencalonkan Muzakir Manaf dan TA Khalid dalam Pilkada tersebut.
Begitu juga pada saat Pilgub 2012, PNA dan PA mengusung calon masing-masing. PNA mengusung Irwandi Yuauf-Muhyan Yunan, dan PA mengusung Zaini Abdullah-Muzakir Manaf.
Pilkada sebelumnya lagi pada 2006, Partai Aceh mencalonkan Humam Hamid dan Hasbi Abdullah. Sedangkan Irwandi Yusuf dan Muhammad Nazar maju dari jalur independen yang kemudian memengangi Pilkada tersebut.
"Nah, apakah mungkin di Pilkada 2024 mendatang PA dan PNA bersatu?" Tanya Serambinews.com.
"Bersatu sebagai satu partai tentu tidak. Tapi sebagai mitra koalisi tentu terbuka kemungkinan," jawab Irwandi.
PNA sampai sejauh ini memang belum membahas sosok yang akan diusung dalam Pilkada 2024 nanti.(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/ketua-umum-partai-nasional-aceh-pna-drh-irwandi-yusuf_20180621_085749.jpg)