Selasa, 9 Juni 2026

Internasional

Orang Kaya Rusia dan Ukraina Serbu Turki, Harga Tanah dan Rumah Naik Tiga Kali Lipat

Orang kaya dan super kaya Rusia menyerbu Turki untuk menghindari sanksi AS dan Barat. Orang Rusia yang ingin menghindari sanksi Barat dan warga

Tayang:
Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Bangunan dan rumah di sebuah wilayah Turki yang menjadi buruan warga Rusia dan Ukraina. 

SERAMBINEWS.COM, ANKARA - Orang kaya dan super kaya Rusia menyerbu Turki untuk menghindari sanksi AS dan Barat.

Orang Rusia yang ingin menghindari sanksi Barat dan warga Ukraina yang melarikan diri dari perang mendorong harga properti meroket di Turki.

Harga tanah dan bangunan di beberapa daerah, naik lebih dari tiga kali lipat dalam beberapa pekan terakhir ini, seperti dilansir AFP, Sabtu (2/4/2022).

Sebagai bagian dari sanksi yang dikenakan pada Rusia, beberapa bank telah dikeluarkan dari sistem pesan SWIFT.

Oligarki yang dekat dengan Presiden Vladimir Putin juga menjadi sasaran.

Tetapi Ankara bukan pihak dalam sanksi keuangan Barat dan belum menghentikan penerbangan langsung dengan Rusia.

Itu berarti orang Rusia memiliki kesempatan untuk membangun kehidupan baru di Turki, dan dapat membawa uang tunai, emas, dan mata uang kripto mereka.

Baca juga: Turki Siap Terima Oligarki Rusia yang Lari ke Negaranya Sebagai Turis Atau Investor

Setelah Iran dan Irak, Rusia menjadi pembeli terbesar ketiga properti Turki.

Menurut angka resmi, pada Februari 2022 saja, mereka membeli 509 rumah, hampir dua kali lipat untuk periode yang sama tahun lalu.

Warga Ukraina membeli 111 properti di bulan itu.

Lonjakan minat dicatat oleh situs web properti Turki Emlakjet.com.

“Penelusuran oleh orang Rusia naik 61 persen dibandingkan bulan sebelumnya,” kata CEO-nya Tolga Idikat kepada Arab News, Sabtu (2/4/2022).

“Jumlah pencarian properti tertinggi oleh Ukraina terjadi pada Februari 2022, ketika krisis politik mencapai puncaknya," ujarnya

"Permintaan mereka sebagian besar terkonsentrasi di kota resor Mediterania Antalya, sementara mereka lebih memilih vila dan rumah keluarga tunggal," katanya.

Baca juga: Presiden Turki Desak Rusia dan Ukraina Sepakati Gencatan Senjata, Harus Segera Akhiri Tragedi

Jumlah pencarian oleh orang Rusia pada Maret 2022 meningkat lebih dari dua kali lipat dari tahun ke tahun.
Sedangkan pencarian yang dilakukan oleh orang Ukraina meningkat sebesar 30 persen, kata Idikat.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved