Gegara Saling Ejek, Bocah SD dan SMP Tawuran Usai Sholat Tarawih
Satu remaja tampak dipukul, ditendang hingga diserang menggunakan kain sarung oleh sejumlah remaja lain sembari melontarkan kata makian
Satu remaja tampak dipukul, ditendang hingga diserang menggunakan kain sarung oleh sejumlah remaja lain sembari melontarkan kata makian
SERAMBINEWS.COM - Gara-gara saling mengecek sehingga mengakibatkan terjadi tawuran.
Tawuran antar dua kelompok remaja terjadi di Jalan Cibubur 01, Kelurahan Cibubur, Ciracas, Jakarta Timur, Senin (4/4/2022) sekira pukul 20.30 WIB.
Dalam video berdurasi 14 detik yang beredar, tampak sekitar 10 remaja yang beberapa di antaranya masih mengenakan sarung dan peci saling serang menggunakan tangan kosong.
Satu remaja tampak dipukul, ditendang hingga diserang menggunakan kain sarung oleh sejumlah remaja lain sembari melontarkan kata makian kepada korban.
Ulah tawuran dua kelompok remaja tanggung ini baru berakhir setelah dibubarkan seorang pria warga sekitar yang mengusir para pelaku menggunakan sebatang bambu.
Kapolsek Ciracas Kompol Jupriono mengatakan kejadian sebagaimana dalam video yang beredar di media sosial dipicu saling ejek dua kelompok remaja usai melakukan Salat Tarawih.
Baca juga: Ayah Vanessa Angel, Doddy Sudrajat Ingin Buka Puasa Bareng Gala Sky, Haji Faisal: Ada Mekanismenya
Baca juga: KKN di Buntul Musara, Mahasiswa IAIN Takengon Gelar Pesantren Kilat Ramadhan untuk Siswa SD dan SMP
Baca juga: Setelah Cerai, Adakah Keinginan Kumpul dengan Mantan Istri di Bulan Ramadan? Rizki DA: Nggak Lah
"Anak-anak (yang tinggal) sekitar SD 01 Cibubur selesai Tarawih saling ejek akhirnya ribut dengan sarungnya. Anak SD dan SMP kata Jupriono saat dikonfirmasi di Jakarta Timur, Selasa (5/5/2021).
Menurutnya aksi tawuran dua kelompok remaja ini berlangsung singkat dan tidak sampai merenggut korban, hanya dilakukan menggunakan tangan kosong, serta sarung.
Tidak ada pelaku yang diamankan, namun jajaran Unit Polsek Ciracas menyatakan akan meningkatkan patroli malam usai Salat Tarawih untuk mencegah kasus serupa selama bulan Ramadan.
Jupriono juga meminta warga terlibat melakukan pencegahan kasus serupa, baik dengan melakukan pembinaan kepada anak-anak di lingkungan masing-masing hingga antisipasi tawuran.
Iklan untuk Anda: Sebuah kamera dipasang dalam kuburan dengan mayat: Rekamannya akan mengejutkan
Advertisement by
"Mulai malam ini pasca Tarawih Bhabinkamtibmas dan (anggota Unit) Intel akan patroli mobile. Ini kenakalan remaja yang harus diatasi bersama. Mulai dari keluarga dan kepolisian," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Bocah SD dan SMP di Ciracas Tawuran, Pemicunya Saling Ejek Usai Salat Tarawih ,