Berita Sabang

Gempa 5,6 SR Guncang Sabang di Siang Bolong, Warga Rasakan Pusing, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa bumi dengan Magnitudo 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Sabang pada Rabu (6/4/2022) siang.

Penulis: Aulia Prasetya | Editor: Saifullah
Dok BMKG
Pusat gempa yang menguncang Kota Sabang pada Rabu (6/4/2022) siang. 

Laporan Aulia Prasetya | Sabang

SERAMBINEWS.COM, SABANG - Gempa bumi dengan Magnitudo 5,6 Skala Richter (SR) mengguncang Kota Sabang pada Rabu (6/4/2022) siang.

Gempa yang terjadi tepat pada pukul 12.29 WIB tersebut, tidak berpotensi tsunami

Titik pusat gempa berada di koordinat 7,39 derajat Lintang Utara dan 94,51 derajat Bujur Timur.

Tepatnya berlokasi di laut pada jarak 184 Km arah Barat Laut Kota Sabang, Aceh pada kedalaman 25 kilometer (Km).

Meski tidak berpotensi tsunami, namun goyangan gempa di siang bolong tersebut sempat mengejutkan warga.

Seperti dirasakan oleh Sumarni, yang saat kejadian berada di rumahnya Kota Ateuh, Kecamatan Sukakarya, Sabang. 

Baca juga: Calang Aceh Jaya Digoyang Gempa Bumi 5,6 Mg, Berikut Data BMKG

"Lagi duduk di teras rumah, kok pusing, goyang. Enggak taunya gempa bumi, terasanya sebentar sih," kata Sumarni.

Begitu juga di kawasan toko perabotan bangunan daerah tersebut, Yudi, salah seorang pekerja juga merasakan getaran yang sama.

"Sebentar saja sih, paling 3 detik. Sebagian kawan-kawan juga ada yang merasakan, tapi setelah itu kerja lagi seperti biasa," kata dia.

Saat dikonfirmasi Serambinews.com melalui WhatsApp, Teguh Suprapto, ST, Kepala Stasiun Meteorologi Maimun Saleh-Sabang melalui sumber informasi Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG mengatakan, berdasarkan estimasi peta guncangan, gempa bumi ini menimbulkan guncangan di daerah Sukakarya, Kota Sabang dan daerah Pulo Aceh, Aceh Besar dengan skala intensitas III MMI.

Hingga saat ini, belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa bumi tersebut.

Hasil pemodelan, urai dia, menunjukkan bahwa gempa bumi itu tidak berpotensi tsunami. 

Baca juga: Doa Ketika Terjadi Gempa Bumi, Dilengkapi Tulisan Latin dan Arti, Juga Cara Mendeteksi Gempa

Oleh sebab itu, kepada masyarakat diimbau agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Warga juga diimbau agar menghindari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

“Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,” pesan BMKG.(*)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved