Breaking News:

Berita Politik

Para Syndicate: Pernyataan Jokowi Belum Tegas, Belum Tutup Peluang Penundaan Pemilu

Direktur Eksekutif Para Syndicate, Ari Nurcahyo, merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta menterinya bicara soal penundaan

Editor: bakri
FOR SERAMBINEWS.COM
Presiden Joko Widodo 

JAKARTA - Direktur Eksekutif Para Syndicate, Ari Nurcahyo, merespons pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang meminta menterinya bicara soal penundaan pemilu dan perpanjangan masa jabatan.

Menurut Ari, pernyataan Jokowi tersebut belum secara tegas menghentikan wacana penundaan pemilu.

"Pernyataan presiden menurut kami belum case closed clearly, belum secara jelas menutup kemungkinan apakah perpanjangan jabatan presiden, penundaan pemilu, isu amandemen konstitusi yang terkait dengan jabatan presiden apakah benar-benar sudah tertutup atau belum.

Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwady memberikan penjelasan tentang demokrasi dan pemilu kepada mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala (USK) di kantor KIP setempat, Rabu (23/3/2022)
Ketua KIP Banda Aceh Indra Milwady memberikan penjelasan tentang demokrasi dan pemilu kepada mahasiswa FISIP Universitas Syiah Kuala (USK) di kantor KIP setempat, Rabu (23/3/2022) (Istimewa)

Buat kami belum," kata A Ari mengatakan, semestinya Presiden Jokowi memberikan jaminan kepastian politik.

Apalagi di tengah kondisi ketidakpastian ekonomi saat ini.

Ia menambahkan, untuk menghadapi ketidakstabilan ekonomi dan ketidakpastian ekonomi yang sering diucapkan Jokowi, mestinya Presiden Jokowi bersama para menteri semua jangan menimbulkan polemik yang justru memancing ketidakstabilan politik.

"Nah, ini alih-alih mewacanakan soal isu-isu terkait politik sebenarnya ada persoalan ekonomi yang kita hadapi," ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Jokowi menegur jajaran menteri yang terus menerus memberikan pernyataannya terkait masalah penundaan pemilu dan juga perpanjangan masa jabatan presiden.

Jokowi ingin seluruh jajarannya fokus dalam menyelesaikan berbagai masalah yang dihadapi saat ini, seperti kenaikan harga kebutuhan pangan dan juga energi.

Baca juga: Jokowi Marahi Menteri dan Perintahkan Setop Wacana Penundaan Pemilu, Jodi Mahardi: Luhut akan Patuh

Baca juga: Songsong Pemilu 2024, Kemendagri Gelar Sosialisasi Rancangan PKPU

"Jangan sampai ada lagi yang menyuarakan lagi mengenai urusan penundaan, urusan perpanjangan.

Ndak," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Negara, Jakarta, Selasa (5/4/2022) yang diunggah melalui kanal Youtube Sekretariat Presiden pada Rabu (6/4/2022). (kompas.com)

Baca juga: Jokowi Larang Para Menteri Bahas Penundaan Pemilu, Moeldoko Sebut Itu Perintah Presiden

Baca juga: Pendaftaran Parpol 1-7 Agustus 2022, Tahapan Pemilu Dimulai 14 Juni

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved