Breaking News
Kamis, 30 April 2026

Liga Champions

Real Madrid Vs Chelsea, 3 Alasan The Blues Sulit Comeback

Kendati tak sedikit keajaiban hadir di Liga Champions, sejumlah fakta membuat Chelsea tampak sulit comeback melawan Real Madrid.

Tayang:
Editor: Faisal Zamzami
ADRIAN DENNIS / AFP
Striker Real Madrid Karim Benzema (kiri), gelandang Chelsea Jorginho (tengah) dan gelandang Madrid Toni Kroos dalam pertandingan leg pertama perempat final Liga Champions antara Chelsea vs Madrid di Stadion Stamford Bridge di London, pada 6 April, 2022.(ADRIAN DENNIS) 

SERAMBINEWS.COM - Chelsea akan menghadapi Real Madrid pada laga leg kedua perempat final Liga Champions 2021-2022.

Duel Real Madrid vs Chelsea kali ini akan dihelat di Santiago Bernabeu pada Rabu (13/4/2022) dini hari WIB.

Misi berat dimiliki The Blues karena tengah tertinggal agregat 1-3 dari Los Blancos.

Kubu London Barat itu pun wajib menang dengan selisih tiga gol demi lolos otomatis ke semifinal.

Kendati tak sedikit keajaiban hadir di Liga Champions, sejumlah fakta membuat Chelsea tampak sulit comeback melawan Real Madrid.

3 Alasan Chelsea Sulit Comeback Melawan Real Madrid:

1. Sejarah Tak Berpihak kepada The Blues


Sebagaimana yang telah disinggung, Chelsea wajib menang dengan selisih tiga gol atas Real Madrid untuk tembus semifinal UCL.

Namun, berdasarkan sejarah, misi tersebut sulit untuk dituntaskan Chelsea.

Sepanjang keikutsertaan di Liga Champions, The Blues hanya pernah sekali mencetak lebih dari dua gol tandang pada fase knockout atau gugur.

Catatan itu dibuat The Blues ketika mengalahkan Liverpool 3-1 di Anfield pada laga leg pertama perempat final Liga Champions 2008-2009.

Pada laga leg kedua, Chelsea imbang 4-4 dengan Liverpool dan menang 7-5 secara agregat.

 
3. Catatan Real Madrid di Fase Gugur Liga Champions

Real Madrid telah melaju sembilan kali dari 10 pertandingan terakhir di fase gugur Liga Champions ketika memenangkan laga tandang leg pertama.

Satu-satunya eliminasi Real Madrid itu terjadi pada babak 16 besar Liga Champions 2018-2019.

Saat itu, Los Blancos disingkirkan Ajax Amsterdam dengan agregat 3-5 (menang tandang 2-1, kalah kandang 1-4).

3. Karim Benzema

Demi mewujudkan kemenangan dengan selisih tiga gol, Chelsea juga harus kokoh dalam menahan serangan Real Madrid.

Akan tetapi, misi tersebut berpotensi sulit dijalani Chelsea. Terlebih lagi, Real Madrid merupakan salah satu tim dengan lini serang terbaik di Eropa.

Karim Benzema bisa menjadi momok bagi pertahanan pasukan Thomas Tuchel. Dia telah mencetak 11 gol untuk Real Madrid di Liga Champions musim ini.

Ini adalah jumlah gol terbanyak dibukukan pemain asal Perancis dalam satu musim di European Cup/Liga Champions.

Pada laga leg pertama melawan Chelsea, Benzema bahkan sudah menjelma sebagai mimpi buruk The Blues dengan mengukir hat-trick.

Baca juga: Jelang Laga Kedua Real Madrid Vs Chelsea, Ancelotti Sebut Strategi Sama Seperti pada Leg Pertama

Baca juga: Real Madrid vs Chelsea, Waspadai Kebangkitan The Blues

Ancelotti Akui Los Blancos Bergantung pada Benzema

 

Pelatih Real Madrid Carlo Ancelotti tak menyangkal timnya bergantung pada Karim Benzema. 

Pernyataan itu disampaikan Carlo Ancelotti menjelang laga melawan Chelsea pada leg kedua perempat final Liga Champions, Senin (11/4/2022). 

Adapun pertandingan Real Madrid vs Chelsea bakal berlangsung di Stadion Santiago Bernabeu, Rabu (13/4/2022) dini hari WIB. 

Real Madrid menyambut Chelsea di kandang mereka dengan keunggulan agregat 3-1.

Skuad Los Blancos, julukan Madrid, memetik kemenangan itu di Stamford Bridge pada leg pertama pekan lalu. 

Dalam laga tersebut, tiga gol Real Madrid semuanya dibukukan oleh Karim Benzema. 

"Kami bergantung pada Benzema. Begitulah adanya, kami tidak akan menyangkalnya," kata Carlo Ancelotti, dilansir dari Marca. 

"Saya sangat senang bahwa kami bergantung pada Karim. Ini adalah kenyataan dan itu hal yang bagus," tutur Ancelotti. 

Lebih lanjut, Carlo Ancelotti juga memuji Karim Benzema setinggi langit sebagai contoh sempurna seorang penyerang tengah. 

"Karim adalah penyerang modern dan melakukan apa yang dibutuhkan seorang striker. Semuanya termasuk juga bertahan," kata dia. 

"Dia ada representasi sempurna dari penyerang tengah yang seharusnya di sepak bola saat ini," ucap Carlo Ancelotti. 

 
Karim Benzema yang baru-baru ini terpilih sebagai pemain terbaik bulan Maret versi Mahou Five Star, telah mengoleksi 37 gol dari 37 pertandingan di semua kompetisi musim ini. 

Jumlah itu melampui catatan golnya sendiri pada musim-musim sebelumnya.

Data juga menunjukkan Benzema sebagai striker terbuas di Eropa musim ini setara dengan bomber Bayern Muenchen Robert Lewandowski. 

Selain mencetak 37 gol, Benzema juga membuat 13 assist. 

Artinya, pemain asal Perancis itu berkontribusi dalam 50 gol yang dibukukan Real Madrid musim ini. 

Adapun Transfermarkt mencatat Lewandowski juga terlibat dalam 50 gol dengan rincian 46 gol dan empat assist untuk Bayern Muenchen. 

Baca juga: Terungkap, Thariq Halilintar Syukuran Rumah Baru, Bukti Keseriusan untuk Fuji

 

Baca juga: VIDEO Tim Safari Ramadhan Rumah Sakit Ibu dan Anak Aceh Hadir Ke Kota Sabang

Baca juga: VIDEO BREAKING NEWS, Penembakan Massal di Kereta Bawah Tanah Brooklyn

( Kompas.com )

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved