Breaking News:

Otomotif

Covid-19 Mereda, Harga Mobil SUV Naik, Insentif Pajak Berakhir, PPN Naik Menjadi 11 Persen

Harga semua jenis mobil SUV mengalami kenaikan seiring insentif pajak berakhir mulai awal April 2022.

Editor: M Nur Pakar
For: Serambinews.com
Seorang pramuniaga berpose di depan mobil Daihatsu Rocky di showroom PT Astra Daihatsu, Banda Aceh pada Januari 2022. 

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Harga semua jenis mobil SUV mengalami kenaikan seiring insentif pajak berakhir mulai awal April 2022.

Pemberlakuan insentif pajak dilaksanakan saat pandemi Covid-19 melanda Indonesia.

Pemerintah ingin mendorong masyarakat membeli mobil baru, sekaligus membantu pabrikan terhindari dari paceklik.

Tetapi, seiring Covid-19 mereda, maka pemerintah mencabut insentif pajak. 

Sehingga, kenaikan juga menimpa kategori mobil low sport utility vehicle (LSUV) alias SUV murah.

Hal itu tidak terlepas dari kebijakan pemerintah untuk kembali menaikkan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) dari 10 persen menjadi 11 persen.

Kondisi itu diperparah dengan berakhirnya PPnBM 50 persen yang juga ikut mempengaruhi beberapa varian LSUV.

Melihat daftar harga terbaru, semua merek yang memasarkan SUV murah sudah melakukan revisi.

Mulai Toyota, Honda, Daihatsu, Suzuki, Nissan, DFSK, dan lainnya.

Baca juga: Pabrikan China, Chery Boyong SUV Crossover Omoda 5 ke Indonesia, Bidik Kaum Milenial

Untuk Toyota, kenaikan harga Rush berkisar Rp 2,25 juta sampai Rp 2,35 juta dari masing-masing tipe.

Sedangkan untuk Raize, banderolnya terkerek dari Rp 4 jutaan sampai Rp 16,4 juta.

Demikian juga untuk Suzuki XL7 yang naik mulai Rp 28 juta sampai Rp 41,1 juta.

Perubahan harga yang signifikan, merupakan akumulasi dari berakhirnya PPnBM dan insentif yang diberikan Suzuki, ditambah lagi dengan PPN 11 persen.

Untuk Daihatsu Rocky dan Rush juga demikian, termasuk Honda All New BR-V yang saat ini sudah terkerek Rp 3 jutaan dibanding banderol saat awal Maret 2022 lalu.

Tak mau ketinggalan, Nissan juga ikut mengerek harga Magnite, sama dengan Kia yang kini banderol untuk varian tertinggi Sonet tembus Rp 300 juta lebih.

Baca juga: Istana Beli Empat Mobil SUV dan Commuter Rp 7,9 M, untuk Siapa Mobil Ini?

Sedangkan untuk DFSK, ternyata lebih memilih mempertahankan harga, alias tak melakukan revisi bila melihat dari situs resminya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Menu SUV Murah yang Naik Jutaan Rupian Bulan Ini"

Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved