Video

VIDEO Utang Indonesia Tembus Rp 7 000 Triliun, Ekonom Sebut Indonesia Tak Akan Seperti Sri Langka

Hingga akhir Februari 2022, posisi utang Pemerintah Indonesia sebesar Rp 7.014,58 triliun atau setara 40,17 persen dari produk domestik bruto

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Hingga akhir Februari 2022, posisi utang Pemerintah Indonesia sebesar Rp 7.014,58 triliun atau setara 40,17 persen dari produk domestik bruto (PDB).

Menurut laporan APBN Kita Maret 2022, ada lonjakan total utang pemerintah seiring dengan penerbitan surat berharga negara (SBN) dan penarikan pinjaman pada bulan Februari 2022.

Namun menurut pengamat ekonomi Piter Abdullah, nasib Indonesia tidak akan seperti Sri Lanka yang mengalami gagal bayar utang.

Baca juga: VIDEO Sri Lanka Bangkrut Akibat Gagal Bayar Utang Luar Negeri

Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) ini mengatakan,

meski sama-sama memiliki utang, tetapi kondisi utang Indonesia saat ini sangat jauh berbeda dengan Sri Lanka.

Menurutnya, total utang Indonesia juga masih dalam kategori aman karena di bawah batas 60 persen terhadap PDB,

apalagi perekonomian masih memberikan pemasukan bagi negara dalam bentuk penerimaan ekspor maupun pajak.

Berdasarkan jenisnya, utang pemerintah didominasi instrumen SBN mencapai 87,88 persen dari seluruh komposisi utang per akhir Februari 2022,

atau sebesar Rp 6.164,2 triliun.

Narator: Suhiya Zahrati
Editor: T. Nasharul J

Baca juga: Utang RI Tembus Rp 7.000 T, Apa yang Akan Dilakukan Sri Mulyani Agar Tak Bangkrut Seperti Sri Lanka?

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved