Minggu, 10 Mei 2026

Info Kesehatan

Tidur Setelah Sahur Sering Dilakukan oleh Orang Berpuasa, Bahayakah bagi Kesehatan?

Tidur setelah sahur tak jarang dilakukan oleh sebagian umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.... 

Tayang:
Editor: Eddy Fitriadi
Dok Majalah Bobo
Ilustrasi tidur. Tidur Setelah Sahur Sering Dilakukan oleh Orang Berpuasa, Bahayakah bagi Kesehatan? 

SERAMBINEWS.COM - Tidur setelah sahur tak jarang dilakukan oleh sebagian umat Islam yang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. 

Keadaan perut kenyang dan masih adanya rasa kantuk membuat seseorang memilih tidur setelah sahur. 

Dikutip dari laman Universitas Pakuan, secara medis, terdapat bahaya tidur setelah sahur untuk kesehatan.

Karena waktu tersebut adalah waktu untuk tubuh mulai melakukan metabolisme dan pemanasan. 

Selain itu, kebiasaan tidur setelah sahur ternyata bisa menyebabkan beberapa penyakit yang mengganggu kesehatan seperti perut buncit dan berat badan naik. 

Dirangkum dari laman Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia dan Fakultas Keperawatan Universitas Airlangga, berikut adalah sejumlah bahaya tidur setelah sahur:

1. GERD 

Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) adalah kondisi yang ditandai dengan nyeri pada ulu hati atau sensasi terbakar di dada akibat naiknya asam lambung menuju esofagus. 

Esofagus atau kerongkongan adalah bagian dari saluran pencernaan yang menghubungkan mulut dan lambung. 

Dikutip dari laman Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dokter spesialis penyakit dalam dari RSCM/FKUI, Dr Ari Fahrial Syam mengatakan langsung tidur setelah sahur menyebabkan asam lambung kembali ke arah kerongkongan. Sehingga saluran cerna bermasalah.

Jika tidak diobati, asam lambung yang masuk ke kerongkongan dapat merusak selaput lendir.

Seseorang yang mengalami GERD, kata dia, biasanya merasa dadanya panas seperti terbakar. Tidur dalam posisi telentang setelah makan bisa memperburuk kondisi ini.

2. Mulas dan cegukan

Selain itu, tidur setelah sahur atau berbaring segera setelah makan dapat menyebabkan mulas.

Mulas terjadi karena produksi berlebihan asam lambung yang menyebar dari lambung dan mengarah ke tenggorokan atau dada.

Asam lambung yang menuju ke organ bagian atas menyebabkan sendawa serta menyebabkan rasa asam di mulut.

Gangguan tersebut juga dikaitkan dengan cegukan, sehingga membuat seseorang sulit untuk tidur nyenyak di malam hari. (*)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul "Apakah Tidur Setelah Sahur Berbahaya bagi Kesehatan?"

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved