Breaking News:

Video

VIDEO Kronologi Kerusuhan di Swedia Menentang Aksi Pembakaran Al Quran

Demonstran memprotes rencana pembakaran Al Quran partai sayap kanan Stram Kurs.

Editor: T Nasharul

SERAMBINEWS.COM - Polisi Swedia mengatakan tiga orang terluka pada Minggu (17/4/2022) di kota timur Norrkoping,

ketika para demonstran memprotes rencana pembakaran Al Quran partai sayap kanan Stram Kurs.

Pemimpin Partai Stram Kurs Bentrokan pada Minggu (17/4/2022) di Norrkoping adalah yang insiden kedua di sana dalam empat hari rangkaian kerusuhan di Swedia.

Baca juga: Polisi Abaikan Seruan Massa Untuk Hentikan Pembakaran Alquran, Kerusuhan Pecah di Swedia Selatan

Rangkaian insiden itu berawal karena para demonstran memprotes pertemuan partai garis keras anti-imigrasi dan anti-Islam yang dipimpin oleh politisi Denmark- Swedia, Rasmus Paludan.

Paludan berniat untuk mencalonkan diri dalam pemilihan legislatif Swedia pada September, tetapi belum mengumpulkan jumlah tanda tangan yang diperlukan untuk mengamankan pencalonannya.

Dia sengaja mengunjungi lingkungan dengan populasi Muslim yang besar, di mana dia kemudian berencana membakar salinan Al Quran.

Pengacara dan Youtuber itu sebelumnya telah dihukum karena penghinaan rasis. Pada 2019, dia juga membakar Al Quran yang dibungkus dengan bacon.

bentrokan keras antara demonstran dan kontra-pemrotes meletus di pusat kota Orebro, menjelang rencana Stram Kurs untuk membakar Al Quran di sana.

Dilaporkan 12 petugas polisi terluka dan empat kendaraan polisi dibakar akibat bentrokan itu, dilansir dari Guardian.

Sementara pengunjuk rasa melemparkan batu dan benda lain ke petugas polisi dengan perlengkapan anti huru hara.

Narator: Suhiya Zahrati
Editor: T. Nasharul J

Baca juga: Rekam Jejak Rasmus Paludan, Politikus Kontroversial Swedia yang Bakar Al-Quran, Pernah Dipenjara

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved