Breaking News:

Salam

Dukung Palestina dan Selamatkan Al Aqsa

Indonesia bersama beberapa negara lain mengecam keras aksi kekerasan tentara Israel terhadap warga Palestina di kompleks Masjid Al Aqsa

Editor: bakri
AFP/AHMAD GHARABLI
Umat muslim Palestina berunjuk rasa seusai shalat Jumat di Kompleks Masjid Al-Aqsha, Yerusalem, Jumat (15/4/2022). Sebagai bentuk protes terhadap kekejaman pasukan Israel dalam bentrokan di Kompleks Al-Aqsa pada Jumat pagi. 

Langkah empati dan konstruktif juga bisa dilakukan negara negara Uni Eropa dan lain lain.

Secara bersama sama negara negara ini bisa melakukan tekanan internasional terhadap Israel melalui PBB.

Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional.

Perdana Menteri Malaysia, Ismail Sabri Yaakob, mengatakan, serbuan militer Israel itu menunjukkan kekerasan berkelanjutan dan dasar apartheid yang dipraktikkan tentara penjajah Israel terhadap hak hak asasi, kehidupan, kesejahteraan serta muruah rakyat Palestina.

“Malaysia meminta masyarakat internasional memperbarui tekad mencari penyelesaian terhadap konflik Israel Palestina yang berkepanjangan ini,” katanya.

Sama seperti Indeonesia dan beberapa negara lainnya, Malaysia juga menyatakan terus bekerja sama erat dengan masyarakat internasional guna mencari keamanan dan keadilan bagi rakyat Palestina selain kemakmuran di wilayah Timur Tengah.

Presiden Joko Widodo sudah berkali-kali menegaskan komitmen Indonesia untuk terus mendukung perjuangan Palestina menjadi negara yang merdeka.

Indonesia mendukung Palestina menjadi negara berdaulat penuh, dan dapat menentukan nasibnya sendiri dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negaranya.

"Palestina selalu menjadi perhatian penting bagi Indonesia.

Indonesia sangat prihatin dan mengecam berbagai pelanggaran yang terus dilakukan Israel.

” Yang paling ditunggu tentu sikap Presiden Turki Tayyip Erdogan yang biasanya dikenal lantang dan keras.

Namun, kali ini Erdogan hanya mengatakan bahwa dia sudah membahas perkembangan di Al Aqsa dengan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) Antonio Guterres.

“Saya katakan, intervensi dan provokasi Israel tidak dapat diterima”.

Kita berharap tekanan dunia terhadap Israel hendaknya sekeras tekanan barat terhadap Rusia yang menginvasi Ukraina.

Jika tidak, maka ada kemungkinan Israel akan lebih brutal lagi!

Baca juga: Mesir Kutuk Keras Penyerbuan Pasukan Israel ke Masjid Al-Aqsa

Baca juga: Warga Palestina Kembali Beribadah di Masjid Al-Aqsa setelah Serangan Israel

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved