Breaking News:

Internasional

Arab Saudi Tuduh Israel Melakukan Kejahatan dan Pelanggaran di Masjid Al-Aqsa

Kerajaan Arab Saudi menuduh Israel telah melakukan kejahatan dan pelanggaran di Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Raja Salman 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi menuduh Israel telah melakukan kejahatan dan pelanggaran di Masjid Al-Aqsa di Jerusalem.

Arab Saudi meminta masyarakat internasional untuk meminta pasukan Israel bertanggung jawab atas tindak menerobos masuk ke Masjid Al-Aqsa.

Dikatakan juga tindakan ini akan berdampak pada peluang menghidupkan kembali proses perdamaian di Timur Tengah.

Sidang Kabinet dipimpin oleh Raja Salman di Istana Al-Salam di Jeddah, Saudi Press Agency melaporkan, Rabu (20/4/2022).

Arab Saudi juga menegaskan dukungan Kerajaan untuk upaya yang mengarah pada solusi politik untuk krisis Rusia-Ukraina untuk mencapai keamanan dan stabilitas.

Kerajaan menyatakan kembali akan berdiri bersama-sama orang-orang yang membutuhkan di seluruh dunia untuk mengurangi penderitaan mereka.

Baca juga: Hamas Kembali Ancam Serang Israel, Jika Pawai Bendera Terus Diizinkan di Jerusalem

Seperti memberikan bantuan medis dan tempat tinggal mendesak senilai $10 juta untuk pengungsi Ukraina ke negara-negara tetangga berkoordinasi dengan PBB.

Kabinet menegaskan kembali hak Arab Saudi dan Kuwait untuk mengembangkan ladang gas lepas pantai Dorra bersama, dalam implementasi perjanjian yang ditandatangani antara kedua belah pihak pada 21 Maret 2022.

Para menteri mengatakan peningkatan prospek kredit Arab Saudi naik dua kali lipat sejak awal tahun ini, melampaui negara-negara G20.

Keberhasilan itu sebagi hasil dari upaya selama lima tahun terakhir sejalan dengan Visi Saudi 2030, yang secara positif mencerminkan efektivitas kebijakan fiskal dan meningkatkan efisiensi kerja pemerintah.

Kabinet menyetujui kesepakatan Dana Investasi Publik Saudi untuk berinvestasi di Mesir.

Raja Salman kemudian mengarahkan agar perubahan libur Idul Fitri bagi seluruh siswa dimulai pada Kamis (21/4/2022).

Libur Idul Fitri seharusnya dimulai pada 25 April 2022.

Baca juga: Kelompok Ultra-Nasionalis Israel Pawai Bendera di di Jerusalem, Abaikan Larangan Polisi

Arahan Raja didasarkan pada rekomendasi Putra Mahkota Mohammed bin Salman

Menurut arahan baru-baru ini oleh para pemimpin Saudi, ini akan berlaku untuk siswa laki-laki dan perempuan yang saat ini terdaftar di universitas dan sekolah, yang mencakup semua tingkat pendidikan.

Artinya, hari libur akan dimulai pada akhir hari kerja pada Kamis, bukan Senin, 24 April, tanggal yang telah ditetapkan sebelumnya di kalender akademik.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved