Berita Luar Negeri

Cara Inggris Jauhkan India dari Rusia, Ini yang Ditawarkan

Inggris menawarkan peningkatan kerja sama militer kepada India, termasuk di antaranya adalah pembangunan jet tempur sendiri

Editor: Muhammad Hadi
AFP/JESSICA TAYLOR
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson 

SERAMBINEWS.COM - Negara-negara Barat terus meneruskan memberi tekanan kepada Rusia akibat menyerang Ukraina.

Bahkan negara-negara yang dekat dengan Rusia terus dirayu dan ditekan supaya menjauh dari pengaruh Moskow.

India yang dekat dengan Rusia mulai mendapatkan tekanan rayuan agar menjauh.

Inggris menawarkan peningkatan kerja sama militer kepada India, termasuk di antaranya adalah pembangunan jet tempur sendiri.

Tawaran ini disampaikan pada dialog antara dua perdana menteri di New Delhi pada hari Jumat (22/4/2022).

Pada kunjungan pertamanya ke India sebagai perdana menteri ini, Boris Johnson akan bertemu langsung dengan Narendra Modi untuk membahas cara-cara meningkatkan hubungan perdagangan dan keamanan.

Baca juga: VIDEO - Benteng Pertahanan Ukraina Hancur Akibat Serangan Udara Rusia

 "Ini adalah momen yang sangat menguntungkan dalam hubungan dan persahabatan antara dua negara demokrasi. Saya tidak berpikir hubungan itu pernah sebaik ini," kata Johnson, seperti dikutip Reuters.

Inggris berharap tawaran hubungan militer yang lebih erat dengan negara Barat ini mampu menjauhkan India dari Rusia. Saat ini separuh perlengkapan militer India dibeli dari Rusia.

Secara khusus, Inggris mengatakan pihaknya berencana untuk mendukung India dalam membangun jet tempurnya sendiri demi mengurangi impor peralatan militer yang membutuhkan biaya besar.

Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) menyapa Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan di Hyderabad House di New Delhi pada 6 Desember 2021.
Perdana Menteri India Narendra Modi (kanan) menyapa Presiden Rusia Vladimir Putin sebelum pertemuan di Hyderabad House di New Delhi pada 6 Desember 2021. (Money SHARMA / AFP)

Tawaran kerja sama militer baru nantinya juga akan termasuk pelaksanaan lebih banyak latihan militer gabungan serta pertukaran perwira militer untuk pendidikan.

Reuters melaporkan, Inggris juga akan mengeluarkan lisensi ekspor umum terbuka ke India untuk mempersingkat waktu pengiriman barang-barang pertahanan.

Baca juga: Warga Ethiopia Antre Untuk Menjadi Pasukan Sukarelawan Rusia Melawan Ukraina

Meskipun demikian, Direktur Pusat Alternatif Kebijakan di New Delhi Mohan Guruswamy, mengatakan India akan tetap bergantung pada peralatan militer Rusia karena cenderung lebih murah.

"Tawaran Rusia ke India selalu terbuka, Inggris tidak menawarkan semua yang diinginkan India dan apa yang disediakannya biasanya lebih mahal," katanya.

Perdana Menteri India, Narendra Modi
Perdana Menteri India, Narendra Modi (Foto: IANS)

Negara-negara Barat saat ini masih berusaha mendekati dan mempengaruhi India agar mau memberikan respons tegas atas aksi Rusia di Ukraina. Namun, kedekatan India dan Rusia tampaknya sulit diusik.

India abstain dari pemungutan suara PBB untuk memutuskan kecaman atas invasi Rusia ke Ukraina. India juga masih belum menjatuhkan sanksi terhadap Rusia.(*)

Baca juga: Operasi Ketupat Seulawah 2022 Dimulai, Polda Aceh Kerahkan 1.827 Personel

Sumber: Kontan
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved