Breaking News:

Berita Bener Meriah

Polisi Dalami Kasus Penipuan Catut Nama Kapolres Bener Meriah, Korban dan Reje Dimintai Keterangan

“Terkait dugaan penipuan ini, kita telah memanggil dan memeriksa korban, Reje (kepala desa) dan seorang saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bener Meriah

Penulis: Budi Fatria | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK  

“Terkait dugaan penipuan ini, kita telah memanggil dan memeriksa korban, Reje (kepala desa) dan seorang saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, AKP Bustani. 

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Bener Meriah, Jumat (22/4/2022), telah memeriksa korban berinisial S. 

Kemudian dua saksi dalam kasus dugaan penipuan yang mencatut nama Kapolres Bener Meriah yang baru.

Kapolres Bener Meriah, AKBP Agung Surya Prabowo SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Bustani SH MH, menyampaikan hal ini ketika dikonfirmasi Serambinews.com, Jumat (22/4/2022).

“Terkait dugaan penipuan ini, kita telah memanggil dan memeriksa korban, Reje (kepala desa) dan seorang saksi,” ujar Kasat Reskrim Polres Bener Meriah, AKP Bustani. 

Kasat Reskrim mengatakan pihaknya akan mendalami dan melakukan penyelidikan serta berkoordinasi dengan ahli IT terkait perkara dugaan penipuan ini.

Baca juga: Imbas Kasus Mafia Minyak Goreng, Jokowi Larang Ekspor CPO dan Minyak Goreng Mulai 28 April 2022

“Kita juga meminta keterangan Reje (kepala desa) Kampung Bahgie Bertona terkait dari mana pelaku mendapatkan nomor teleponnya,” jelas Bustani.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang perempuan berinisial S, warga Kampung Bahgie Bertona, Kecamatan Bandar, Bener Meriah, kehilangan uang Rp 15 juta.

Perempuan ini ditipu oleh seorang pria yang mengaku sebagai Kapolres Bener Meriah yang baru.

S merupakan istri dari tersangka MI (51) yang kini ditahan di Polres Bener Meriah dalam kasus dugaan penimbunan bahan bakar minyak (BBM) subsidi jenis Solar dan Pertalite.

Korban diduga terpedaya bujuk rayu oknum yang mengaku sebagai Kapolres Bener Meriah yang baru yaitu, AKBP Indra Novianto.

Baca juga: Jokowi Perintahkan Kapolda Jabar Usut Kasus Pedagang yang Kerabatnya Ditangkap Karena Tolak Pungli

Dalam menjalankan aksinya, pelaku mengaku kepada korban bahwa dirinya bisa membantu suami (korban) yang saat ini ditahan di Polres Bener Meriah dalam kasus dugaan penimbunan BBM jenis Solar.

Berhubung dijanjikan bisa membantu suaminya dari jeratan hukum, maka korban mentransfer uang senilai Rp 15 juta kepada pelaku.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved