Rabu, 29 April 2026

Berita Aceh Tenggara

Banjir Bandang Terjang 7 Rumah Warga di Blangkejeren, 1 Rumah Hancur dan 1 Sepmor Hanyut

Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan. Bahkan satu unit kendaraan sepeda...

Penulis: Rasidan | Editor: Nurul Hayati
SERAMBINEWS.COM/ RASIDAN
Empat unit rumah warga di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues diterjang banjir bandang, satu unit rumah korban rusak dan hancur serta sebuah sepeda motor hanyut dan ditemukan 1 Km dari rumah korban, Sabtu (24/4/2022). 

Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan. Bahkan satu unit kendaraan sepeda motor milik korban juga hanyut dan ditemukan sekitar 1 Km dari rumah korban itu.

Laporan Rasidan Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Tujuh  unit rumah warga di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diterjang banjir bandang.

Bahkan satu unit rumah warga tersebut hancur diterjang banjir yang terjadi pada Jumat (22/4/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang tersebut.

Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan.

Bahkan satu unit kendaraan sepeda motor milik korban juga hanyut dan ditemukan sekitar 1 Km dari rumah korban itu.

Dari tujuh unit rumah warga yang sempat terendam banjir bandang di Desa Palok tersebut, satu unit rumah korban itu hancur disapu banjir yakni milik korban Mutsyah (40).

Bahkan korban bersama warga mengaku, tidak ada harta benda korban yang berhasil diselamatkan dalam musibah tersebut.

Baca juga: Polres dan Bhayangkari Aceh Tenggara Bantu Korban Banjir Bandang Lawe Beringin Gayo Semadam

Sementara enam  korban lainnya, yakni Kamarudin, Salihin dan Samsirudin, Iwan Syahrial, Aman Alpi, Samsirudin, dan Kasman, keenam kepala keluarga korban banjir itu hanya mengalami isi rumahnya terendam air dan  lumpur serta  tidak mengalami kerusakan berat.

"Saat kejadian berlangsung korban sedang bersama keluarganya di dalam rumah tersebut, mendengar suara air yang datang bersama batang kayu, korban pun langsung lari ke luar rumah bersama  dua anaknya dan istrinya  dengan mendobrak pintu rumahnya,"kata korban Matsyah didampingi  Pengulu Palok, Maksin bersama sejumlah warga lainnya kepada Serambinews.com, Sabtu (23/4/2022).

Warga mengaku, jembatan box juga sempat tersumbat.

Sehingga air mengalir ke ruas Jalan Blangkejeren Kutacane saat kejadian berlangsung tersebut.

Kini, warga secara bergotong royong sudah membersihkan bongkahan kayu yang tersumbat di jembatan box curvet tersebut.

Sehingga air pun kini sudah mengalir normal dan sudah surut.

"Kini korban mengungsi ke tempat keluarganya di desa tersebut, begitu juga dengan warga dan korban banjir lainnya, kini disibukkan untuk membersihkan lumpur dan bongkahan kayu yang sumbat di jembatan box itu," imbuhnya.(*)

Baca juga: VIDEO BPJN Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tenggara

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved