Berita Aceh Tenggara
Banjir Bandang Terjang 7 Rumah Warga di Blangkejeren, 1 Rumah Hancur dan 1 Sepmor Hanyut
Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan. Bahkan satu unit kendaraan sepeda...
Penulis: Rasidan | Editor: Nurul Hayati
Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan. Bahkan satu unit kendaraan sepeda motor milik korban juga hanyut dan ditemukan sekitar 1 Km dari rumah korban itu.
Laporan Rasidan Gayo Lues
SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Tujuh unit rumah warga di Desa Palok, Kecamatan Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues (Galus) diterjang banjir bandang.
Bahkan satu unit rumah warga tersebut hancur diterjang banjir yang terjadi pada Jumat (22/4/2022) sekitar pukul 23.00 WIB.
Berdasarkan informasi yang dikumpulkan Serambinews.com di lapangan, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir bandang tersebut.
Namun salah satu rumah korban banjir tersebut, hancur dan tidak ada harta benda korban yang dapat diselamatkan.
Bahkan satu unit kendaraan sepeda motor milik korban juga hanyut dan ditemukan sekitar 1 Km dari rumah korban itu.
Dari tujuh unit rumah warga yang sempat terendam banjir bandang di Desa Palok tersebut, satu unit rumah korban itu hancur disapu banjir yakni milik korban Mutsyah (40).
Bahkan korban bersama warga mengaku, tidak ada harta benda korban yang berhasil diselamatkan dalam musibah tersebut.
Baca juga: Polres dan Bhayangkari Aceh Tenggara Bantu Korban Banjir Bandang Lawe Beringin Gayo Semadam
Sementara enam korban lainnya, yakni Kamarudin, Salihin dan Samsirudin, Iwan Syahrial, Aman Alpi, Samsirudin, dan Kasman, keenam kepala keluarga korban banjir itu hanya mengalami isi rumahnya terendam air dan lumpur serta tidak mengalami kerusakan berat.
"Saat kejadian berlangsung korban sedang bersama keluarganya di dalam rumah tersebut, mendengar suara air yang datang bersama batang kayu, korban pun langsung lari ke luar rumah bersama dua anaknya dan istrinya dengan mendobrak pintu rumahnya,"kata korban Matsyah didampingi Pengulu Palok, Maksin bersama sejumlah warga lainnya kepada Serambinews.com, Sabtu (23/4/2022).
Warga mengaku, jembatan box juga sempat tersumbat.
Sehingga air mengalir ke ruas Jalan Blangkejeren Kutacane saat kejadian berlangsung tersebut.
Kini, warga secara bergotong royong sudah membersihkan bongkahan kayu yang tersumbat di jembatan box curvet tersebut.
Sehingga air pun kini sudah mengalir normal dan sudah surut.
"Kini korban mengungsi ke tempat keluarganya di desa tersebut, begitu juga dengan warga dan korban banjir lainnya, kini disibukkan untuk membersihkan lumpur dan bongkahan kayu yang sumbat di jembatan box itu," imbuhnya.(*)
Baca juga: VIDEO BPJN Rampungkan Pembangunan Jembatan Bailey di Lokasi Banjir Bandang Aceh Tenggara
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/rumah-warga-di-desa-palok-kecamatan-blangkejeren-kabupaten-gayo-lues-diterjang-banjir-bandang.jpg)