Copa del Rey
Bungkam Valencia Lewat Adu Penalti, Real Betis Juara Copa del Rey
Copa Del Rey pun akhirnya berhasil menisbatkan juara tak terduga pada musim ini.
SERAMBINEWS.COM - Rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona memang tidak pernah habis untuk dibahas ketika kita bicara soal sepak bola Spanyol.
Jumlah trofi, kualitas pemain, dan kesuksesan sejarah seakan selalu menjadi topik panas yang selalu diperdebatkan fans kedua tim.
Hanya saja mari kita perlu melupakan sejenak rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona.
Hal ini mengingat rivalitas dua tim penuh sejarah itu tak berlangsung di panggung Copa Del Rey pada musim ini.
Baik Real Madrid dan Barcelona sama-sama gagal mencapai fase terbaik di ajang Copa Del Rey pada musim 2021/2022.
Kedua tim sama-sama disingkirkan oleh Athletic Bilbao sebelum fase semifinal.
Barcelona kalah melawan Athletic Bilbao di babak 16 besar, sementara Real Madrid tersingkir melawan tim yang sama di perempat final.
Hingga pada akhirnya baik Real Madrid dan Barcelona sama-sama harus terkapar lebih awal di ajang kompetisi tersebut.
Copa Del Rey pun akhirnya berhasil menisbatkan juara tak terduga pada musim ini.
Ialah Real Betis yang secara resmi mencetak sejarah baru sebagai juara Copa Del Rey musim 2021/2022.
Kepastian Real Betis menyegel gelar juara didapatkan setelah mengalahkan Valencia di final Copa Del Rey, Minggu (24/4/2022) dinihari tadi.
Berlangsung di Stadion Olimpiade Sevilla, Real Betis berhak menjadi juara setelah menang adu penalti dengan skor 5-4.
Dalam laga tersebut, Real Betis sempat unggul terlebih dahulu lewat gol yang dicetak Borja Iglesias pada menit 11.
Keunggulan Real Betis berhasil disamakan Valencia setelah Hugo Duro mencetak gol penyeimbang pada menit 30.
Hasil imbang itu akhirnya berlanjut ke babak perpanjangan waktu dan adu penalti.
Kegagalan Yunus Musah mengeksekusi tendangan penalti keempat Valencia akhirnya membuat Real Betis menjadi juara dalam ajang tersebut.
Real Betis akhirnya berhasil memenangkan laga final dengan mengalahkan Valencia dengan skor 5-4 lewat adu penalti.
Dilansir Opta, Real Betis menjadi satu-satunya tim yang berhasil memenangkan dua gelar juara Copa Del Rey melalui adu penalti.
Sebelum mengalahkan Valencia lewat adu penalti musim ini, Real Betis telah menjadi juara dengan cara yang sama saat menumbangkan Athletic Bilbao pada laga final tahun 1977.
Real Betis juga telah berhasil memenangkan gelar Copa Del Rey dalam sejarah, termasuk dua gelar diantaranya berhasil diraih Joaquin Sanchez.
Keberhasilan Real Betis menjadi juara secara tidak langsung mendobrak kemapananan tim besar lainnya yang kerapkali bergantian menjadi juara turnamen tersebut.
Prestasi ini memutus dahaga penantian 17 tahun Real Betis. Kali terakhir Real Betis juara Copa del Rey adalah pada tahun 2005.
Ketika itu, Verdiblancos diasuh oleh Lorenzo Serra Ferrer.
Kini, di bawah arahan pelatih Manuel Pellegrini, Real Betis bisa kembali meraih gelar juara Piala Raja Spanyol, setelah menanti 17 tahun lamanya.
Bagi Real Betis, ini adalah gelar ketiga mereka di pentas Copa del Rey.
Sebelum ini, mereka menjadi juara pada musim 2004-2005 dan 1976-1977.
Sejarah Copa del Rey
Dikutip dari situs Goal, nama lengkap dari kompetisi Copa del Rey adalah Copa de Su Majestad El Rey Don Juan Carlos I. Kompetisi ini dimulai pada tahun 1902.
Kala itu kompetisi ini bernama Copa del Ayuntamiento de Madrid (Piala Dewan Kota Madrid).
Carlos Padros yang kemudian menjadi presiden Madrid FC adalah pencetus kompetisi piala domestik tersebut.
Kompetisi piala domestik itu diusulkan untuk merayakan penobatan Raja Spanyol Alfonso XIII.
Oleh karena itu, kompetisi Copa del Rey (yang dikenal sekarang) dalam perjalanannya kerap disebut dengan nama Piala Raja.
Pada edisi pertama, hanya diikuti oleh empat klub yaitu Madrid, FC Barcelona, Club Espanyol de Futbol, dan Club Bizcaya (gabungan klub Athletic Club dan Bilbao FC) atau Athletic Bilbao yang dikenal saat ini.
Club Bizcaya menjadi juara pada edisi perdana kompetisi tersebut usai mengandaskan FC Barcelona dengan skor 2-1.
Siapa peraih juara Copa del Rey terbanyak?
Sejak kompetisi Copa del Rey dimulai pada tahun 1902.
Barcelona memegang status peraih trofi Piala Raja terbanyak dengan koleksi 31 titel.
Jumlah itu terpaut jauh dari pesaing terdekatnya, Bilbao (24 gelar), dan juga musuh bebuyutan mereka, Real Madrid (19 gelar). ( Tribunnews.com/ Kompas.com )
Baca juga: PSG Ditahan Imbang Lens, Gol Lionel Messi Antar Les Parisiens Juara Liga Perancis ke-10
Baca juga: Megawati Lebih Aktif Komentari Emak-emak, Dari Antre Minyak Goreng hingga Beli Baju Baru Lebaran
Baca juga: Polisi Dirikan 2 Posko Lebaran, Tiga Titik Rawan Kecelakaan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/Para-pemain-Real-Betis-selebrasi-setelah-meraih-gelar-juara-Copa-del-Rey-usai-mengalahkan-Valencia.jpg)