Breaking News:

Arkeologi

Petani Palestina Temukan Patung Batu Berusia 4.500 Tahun dari Dewi Cinta dan Perang Kanaan

Patung itu menunjukkan kepala Anat yang dikelilingi mahkota ular. Sejarawan percaya bahwa Anat memengaruhi karakter Dewi Yunani Athena, yang juga seri

Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/Anadolu Agency
Bagian depan dan samping patung dewi Kanaan Anat yang berusia 4.500 tahun. 

SERAMBINEWS.COM - Seorang petani Palestina menemukan kepala patung dewi cinta dan perang Kanaan berusia 4.500 tahun.

Nidal Abu Eid sedang membajak tanahnya di Khan Yonis, di Jalur Gaza, ketika dia menemukan patung batu kuno seperti dilansir CNN.

"Kami menemukannya secara kebetulan," katanya kepada BBC News. "Itu berlumpur dan kami mencucinya dengan air."

Awalnya, petani itu berharap menjualnya untuk menghasilkan uang, katanya kepada The New Ara.

"Tetapi seorang arkeolog mengatakan kepada saya bahwa itu adalah nilai arkeologis yang besar," katanya.

Petani itu menyerahkannya kepada Kementerian Pariwisata dan Purbakala Palestina yang dikelola Hamas, menurut NBC News, yang telah memajangnya di Museum Istana Al-Basha di Kota Gaza.

Selamatkan Temuan Arkeologi Gayo Prasejarah, Kawasan Danau Laut Tawar Diusul Jadi Tanah Adat Gayo

Patung batu kapur itu berasal dari 2.500 SM, kata kementerian itu, melalui NBC News.

Ini menunjukkan kepala Dewi Kanaan Anat yang, menurut mitologi Kanaan, adalah dewa cinta dan perang. Dia terkenal karena penampilan mudanya dan keganasannya dalam pertempuran.

Patung itu menunjukkan kepala Anat yang dikelilingi mahkota ular. Sejarawan percaya bahwa Anat memengaruhi karakter Dewi Yunani Athena, yang juga sering digambarkan dengan ular yang mengelilinginya.

"Patung ini mendokumentasikan sejarah orang-orang Palestina di tanah ini dan asal-usulnya adalah orang Kanaan," kata Abu Eid, melalui NBC News.

Orang Kanaan adalah kelompok kuno orang kafir yang tinggal di tanah Kanaan, daerah yang mungkin termasuk bagian dari Israel modern, Otoritas Palestina, Lebanon, Suriah, dan Yordania. Kanaan sering disebutkan dalam Perjanjian Lama.

Orang Kanaan adalah orang politeistik yang menyembah dewa-dewa lokal, beberapa di antaranya dikooptasi oleh peradaban berikutnya.

Pada tahun 2020, para arkeolog menemukan sebuah kuil Kanaan kuno di Israel selatan dan patung dewa Baal Kanaan.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved