Breaking News:

MotoGP

Jika Masalah Motornya Tak Cepat Diatasi, Fabio Quartararo Beri Sinyal Tak akan Lama di Yamaha

Diketahui, Fabio Quartararo mencapai garis finis kedua pada balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (1/5/2022).

Editor: Faisal Zamzami
Instagram/Fabio Quartararo
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo dirundung rasa khawatir dan pesimis di sirkuit Aragon, MotoGP Aragon 2021 

SERAMBINEWS.COM - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, menyatakan tak bisa mengejar kecepatan Ducati pada balapan seri keenam MotoGP Spanyol 2022.

Diketahui, Fabio Quartararo mencapai garis finis kedua pada balapan di Sirkuit Jerez, Minggu (1/5/2022). 

Ia berada di belakang Francesco Bagnaia dari Ducati Lenovo Team yang keluar sebagai pemenang.

Meski Quartararo tampil apik dengan berada di tiga besar sepanjang laga, ia mengaku tak bisa menjangkau motor Bagnaia yang berada di depannya.

Bagnaia terlihat bisa menjaga jarak dari Quartararo dan tak memberikan celah sedikit pun bagi pembalap asal Prancis itu untuk berada di depan.

Baca juga: Fabio Quartararo Tercepat di FP2 MotoGP Spanyol 2022, Alex Rins: Dia Sulit Dihentikan

Baca juga: Starting Grid Race MotoGP Spanyol 2022 - Bagnaia Start Paling Depan, Quartararo 2, Marquez Posisi 5

"Target saya menyalip dia di lap kedua atau ketiga. Tetapi dia sangat cepat, dia mengerem sangat bagus, dan mendorong dengan keras," katanya dikutip dari GPone via Motosan.es, Senin (2/4/2022).

"Ini sulit karena saat berada di belakangnya saya merasa ban bagian depan memiliki suhu yang tinggi."

"Saya harus membuat jarak kecil dengan Bagnaia karena saya tidak bisa mengikutinya. Saya tahu jika tidak menyalip dia di lap awal, maka akan segalanya akan sulit bagi saya terutama pada bagian ban depan."

"Pada lap terakhir saya berusaha memberikan yang terbaik dengan mencoba sesuatu, tetapi tidak mungkin untuk menyalipnya. Secara keseluruhan saya puas dengan cara saya balapan."

Meski puas dengan performanya sendiri, Quartararo menyoroti masalah yang kembali terjadi pada motor YZR-M1 miliknya. 

Menurutnya, cara berkendara miliknya yang sudah maksimal tidak didukung kecepatan yang diharapkan bisa keluar dari YZR-M1.

Dengan torehan ini, pembalap berjulukan El Diablo memberikan sinyal bahwa dia tak bisa bertahan jika masalah yang terjadi tak segera diatasi Yamaha.

"Mereka sudah mengejutkan saya pekan lalu di Portimao. Saya tidak ingin menyebut mereka bencana, tetapi itu di bawah ekspektasi," ujar Quartararo.

"Dengan kemenangan itu, saya naik ke puncak klasemen. Selalu finis di 10 besar adalah hal yang baik di kejuaraan, di mana setiap poin tambahan sangat berarti."

"Tetapi sejujurnya, saya sudah mencapai batasnya. Bukan rahasia lagi bahwa Yamaha memiliki masalah."

Baca juga: Berat Badan Naik Saat Lebaran? Ini Tips Mencegahnya

Baca juga: Villarreal VS Liverpool, Leg-2 Semifinal Liga Champions: Kans Comeback Kapal Selam Kuning Masih Ada

Baca juga: VIRAL Polwan Live TikTok Saat Razia Narkoba: Alasannya Buat Cari Penghasilan Tambahan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved