Breaking News:

Virus Ditemukan Dalam Jantung Babi yang Ditransplantasi untuk Manusia, Penyebab Kematian Pasien?

Kini peneliti memperlajari penyebab kematiannya dan menemukan bahwa ada virus di dalam jantung babi tersebut.

Editor: Faisal Zamzami
Mark Teske/University of Maryland School of Medicine via AP, File
Tim dokter bedah menunjukkan jantung babi yang akan ditransplantasi ke pasien David Bennett di Baltimore pada Jumat, 7 Januari 2022. Namun Bennett meninggal sekitar dua bulan setelah menerima donor jantung babi. Para peneliti kini mencoba mempelajari apa yang menjadi penyebab kematiannya. (Sumber: Mark Teske/University of Maryland School of Medicine via AP, File) 

SERAMBINEWS.COM, MARYLAND – Masih ingat dengan pasien pertama yang meninggal setelah menerima transplantasi jantung babi?

Kini peneliti memperlajari penyebab kematiannya dan menemukan bahwa ada virus di dalam jantung babi tersebut.

Namun belum diketahui apakah virus ini yang menyebabkan kematiannya.

Seorang pria asal Maryland, Amerika Serikat (AS), bernama David Bennett Sr. 57 tahun, meninggal pada bulan Maret lalu.

Dia meninggal dua bulan setelah menerima transpantasi jantung babi.

Para dokter Universitas Maryland mengatakan pada hari Kamis (5/5/2022) bahwa mereka menemukan kejutan yang tidak diinginkan, yaitu terdapat DNA virus di dalam jantung babi. 

Namun demikian, Mereka tidak menemukan tanda-tanda bahwa kuman yang bernama porcine cytomegalovirus ini telah menimbulkan infeksi aktif.

Tetapi kekhawatiran utama dari  transplantasi organ hewan ke manusia adalah risiko jenis infeksi baru pada manusia.

Karena beberapa virus bersifat “laten”, artinya mereka mengintai tanpa menyebabkan penyakit.

“Virus itu bisa menjadi penyelundup,” kata Dr. Bartley Griffith, ahli bedah yang melakukan transplantasi jantung kepada Bennett, seperti dikutip dari The Associated Press.

“Namun, pengembangan sedang dilakukan untuk pengujian yang lebih canggih untuk memastikan bahwa kita tidak melewatkan jenis virus ini,” kata Dr. Muhammad Mohiuddin, direktur ilmiah program xenotransplantasi universitas tersebut.

Baca juga: David Bennett Orang Pertama Transplantasi Jantung Babi Meninggal Setelah 2 Bulan Operasi

Baca juga: Usai Transplantasi Rambut, Kepala Anang Hermansyah Keluarkan Darah, Ashanty Hampir Pingsan

Selama beberapa dekade, dokter telah mencoba menggunakan organ hewan untuk menyelamatkan nyawa manusia.

Namun sayang, percobaan itu selalu gagal. Bennett, sebelumnya sekarat dan tidak memenuhi syarat untuk transplantasi jantung manusia.

Ia akhirnya menjalani pilihan terakhir, yaitu operasi menggunakan jantung dari babi yang dimodifikasi secara genetik untuk menurunkan risiko bahwa sistem kekebalannya akan menolak organ asing tersebut.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved