Breaking News:

Kenapa Waktu Liburan Terasa Lebih Cepat? Begini Penjelasan Psikolog

Namun, mungkin ada orang-orang yang merasa liburan cepat berlalu, berbeda dengan hari-hari biasanya. Ternyata, ada penjelasan psikologis atas hal...

Editor: Nurul Hayati
WISATAWAN menikmati pemandangan pantai Iboih, Sabang, Senin (2/12).SERAMBI/MASRIADI 

Namun, mungkin ada orang-orang yang merasa liburan cepat berlalu, berbeda dengan hari-hari biasanya.  Ternyata, ada penjelasan psikologis atas hal tersebut.

SERAMBINEWS.COM - Periode libur Lebaran 2022 sebentar lagi akan berakhir.

Selanjutnya, masyarakat akan kembali ke rutinitas dan kesibukan masing-masing. 

Apa kamu pernah merasa liburan cepat berlalu? Jika iya, jangan khawatir karena kamu tidak sendirian. 

Liburan merupakan waktu yang ditunggu-tunggu oleh setiap orang untuk melepas penat dari rutinitas sehari-hari.

Namun, mungkin ada orang-orang yang merasa liburan cepat berlalu, berbeda dengan hari-hari biasanya. 

Ternyata, ada penjelasan psikologis atas hal tersebut.

Baca juga: Dua Tahun Tak Bisa Berwisata, Liburan Tahun 2022 Sabang Dipadati Wisatawan dari Berbagai Daerah

Psikolog dari Universitas Indonesia (UI) Rose Mini Adi Prianto menjelaskan bahwa perasaan tersebut muncul karena ada harapan yang ditanamkan dalam pikiran (mindset) kita selama liburan. 

Harapan yang tertanam dalam mindset kita tersebut, menjadi sebuah standar yang kita berikan pada masa liburan.

Misalnya, selama liburan kita berencana untuk bertemu dengan semua saudara, mengunjungi beberapa tempat wisata, atau melakukan sejumlah kegiatan.

“Karena masih ada banyak rencana-rencana yang mau dilakukan tapi belum tersampaikan. Ternyata kok belum sampai ke sana, belum selesai, sehingga hal itu yang membuat kita merasa kok cepat sekali berlalunya ( waktu liburan),” jelasnya pada Kompas.com, Sabtu (7/5/2022). 

Rommy, saapaan akrabnya, melanjutkan, penyebab lain mengapa liburan terasa cepat berlalu adalah, tidak ada kegiatan rutinitas yang dilakukan secara berulang-ulang. 

Kondisi ini tentunya berbeda dengan hari-hari kerja yang diisi dengan kegiatan berulang dan terjadwal. Hal ini membuat waktu liburan terasa cepat berlalu. 

“Kalau liburan itu tidak pakai jadwal, setiap hari bebas bangun jam berapa, mau melakukan apa, pergi ke mana, dan sebagainya. Kalau kita lakukan itu dalam waktunya terbatas, misalnya libur masa Lebaran seminggu, itu berdampak pada rasa, 'ih kok sudah mau masuk lagi ya', begitu,” terangnya.

Baca juga: Kiat Tetap Produktif Bekerja Dimasa Liburan

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved