Breaking News:

Berita Aceh Besar

Wisatawan Meningkat Selama Liburan Idul Fitri di Aceh Besar

Sayangnya, di lokasi-lokasi wisata itu, fasilitas umum seperti toilet maupun mushala masih sangat minim.

Penulis: Asnawi Luwi | Editor: Taufik Hidayat
Dok Humas
Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar Eka Rizkina SPd 

Laporan Asnawi | Aceh Besar

SERAMBINEWS.COM, JANTHO - Selama liburan Idul Fitri 1443 hijriah, gliat Pariwisata di Kabupaten Aceh Besar meningkat khususnya di kawasan bibir Pantai Lhoknga, Leupung dan daerah lainnya di Aceh Besar.

Meningkatnya kunjungan wisatawan lokal maupun luar Aceh ke Aceh Besar pasca menuju kehidupan normal pandemi Covid-19 yang hampir rata masyarakat telah divaksin.

Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh Besar dari Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Eka Rizkina SPd, mengatakan selama liburan lebaran idul Fitri, wisatawan lokal maupun luar Aceh "padati" obyek wisata bibir Pantai Lhoknga hingga kawasan pemandian Leupung dan Lhoong. 

Obyek wisata alam di Aceh Besar ini sudah cukup terkenal di masyarakat Aceh maupun luar Aceh. Bahkan hingga ke mancanegara. Namun, kata Eka Rizkina, yang harus diperhatikan di lokasi - lokasi obyek wisata adalah fasilitas umum seperti toilet maupun musala yang sangat minim baik itu obyek wisata yang dikelola oleh Pemerintah melalui dinas terkait maupun pariwisata perorangan. 

Menurut Eka Rizkina, di lokasi obyek wisata fasilitas umum ini sangatlah diharapkan tersedia, apalagi Aceh khususnya Aceh Besar diberlakukan Qanun Syariat Islam, sehingga tidak bercampur aduk antara lelaki dengan perempuan. 

Ini harus menjadi perhatian Pemerintah Aceh bersama Pemkab Aceh Besar untuk menjadikan daerah itu menjadi pusat pariwisata guna meningkatkan perekonomian masyarakat dan Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada sektor pariwisata yang halal dan Islami.

Menurut Eka Rizkina, obyek wisata Lhoknga dan sekitarnya cukup menjanjikan bagi masyarakat dalam meningkatkan perekonomian masyarakat dan PAD di Aceh Besar. Namun, perlu adanya keseriusan dan fokus Pemerintah Aceh untuk mengembangkan pusat pariwisata di Aceh Besar melalui program-program Kementerian Pariwisata.

Misalnya, membuat event-event internasional seperti Selancar dan lainnya di bibir Pantai Lhoknga dan sekitarnya  guna menumbuh dan kembangkan pariwisata yang Islami.

Dampak obyek wisata ramai, tentunya juga akan meningkat pendapatan para pedagang home industri atau UMKM di daerah itu, sehingga pertumbuhan ekonomi masyarakat di kawasan obyek wisata lebih meningkat lagi," kata Eka Rizkina.

Jalan Lhoknga Langganan Macet

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPRK Aceh dan, Eka Rizkina SPd mengharapkan kepada pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh bersama Komisi V DPR RI agar membangun jalan dua jalur dari Simpang Ajuen sampai ke Lhoong serta melebarkan jalan di daerah itu, karena transportasi darat menuju Pantai Barat Selatan selalu padat dan menjadi langganan macet ketika musim liburan, karena daerah itu merupakan pusat pariwisata yang harus menjadi perhatian transportasi yang lancar dan memadai.

“Kalau jalan udah dua jalur dan lebar, wisatawan pasti meningkat berkunjung ke daerah Lhoknga hingga Lhoong," kata Eka Rizkina SPd.(*)

Baca juga: VIDEO - Libur Idul Fitri Wisata Hutan Kota Langsa Diserbu Puluhan Ribu Wisatawan

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved