Breaking News:

Bincang Sejarah, Mengenang 118 Tahun Pembantaian Rakyat Gayo Alas oleh Belanda

Untuk mengenang kekejaman Belanda itu, Pusat Kajian Kebudayaan Gayo menyelenggarakan Bincang Sejarah dengan narasumber Dr Yusra Habib Abdul Gani.

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Mursal Ismail
For Serambinews.com
Bincang Sejarah, Mengenang 118 Tahun Pembantaian Rakyat Gayo Alas oleh Belanda 

Untuk mengenang kekejaman Belanda itu, Pusat Kajian Kebudayaan Gayo menyelenggarakan Bincang Sejarah dengan narasumber Dr Yusra Habib Abdul Gani.

Laporan Fikar W Eda | Jakarta

SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Peristiwa genocide oleh marechaussee (baca: marsose) dalam perang kolonial - Gayo Alas pada 1904 mengorbankan 4.000 jiwa di Alas dan Gayo.

Hal ini sesuai laporan penulis Belanda, Kempees. 

Untuk mengenang kekejaman Belanda itu, Pusat Kajian Kebudayaan Gayo menyelenggarakan Bincang Sejarah dengan narasumber Dr Yusra Habib Abdul Gani.

Kemudian HM Iwan Gayo, Bupati Gayo Lues, HM Amru, dan Bupati Aceh Tenggara, H Raidin Pinim. 

Diskusi ini digelar secara virtual, besok Kamis (12/5/2022) pukul 10.00 WIB.

Baca juga: Kebakaran di Lawe Beringin Gayo, 46 Jiwa Kehilangan Tempat Tinggal

Bincang Sejarah tersebut bisa diakses melalui: Zoom Meeting
https://us02web.zoom.us/j/87462193412?pwd=MDdUQUY4cExOanZwN3dhVnZ6d1FkUT09

Meeting ID: 874 6219 3412
Passcode: 050445.

Penulis buku "Marechaussee" Dr Yusra Habib Abdul Gani sebelumnya menyarankan perlu dilahirkan satu penetapan disebut "HARI GENOCIDE" oleh pemerintah Aceh.

HM Iwan Gayo yang pernah memimpin "Napaktilas  Ekspedisi Van Daleen di Gayo-Alas,"  akan menceritakan tentang pengalamannya selama memimpin ekspedisi yang menyusuri belantara Gayo -Alas.

Pembicara lainnya Bupati Gayo Lues HM Amru dan Bupati Aceh Tenggara Raidin Pinim serta aktivis Pemerhati Sejarah Aceh. 

Baca juga: VIDEO - Situs Ceruk Mendale Ditutup, Wisata Sejarah di Takengon Sepi Pengunjung

Ketua Pusat Kajian Kebudayaan Gayo, Yusradi Usman al-Gayoni menyebutkan, Bincang Sejarah tersebut dalam rangka mempeingati 118 tahun pembataian rakyat Gayo-Alas oleh pasukan Belanda yang dipimpin van Daalen (1904).

Peristiwa bersejarah itu penting untuk diingat masyarakat Gayo-Alas bahwa pada  kurun waktu  Maret-Juni 1904 (118 tahun yang lalu), rakyat Gayo-Alas dibantai kolonialis  yang dipimpin van Daleen.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved