Kamis, 9 April 2026

Internasional

Arab Saudi Catat Peningkatan Kasus Virus Corona, WHO Puji Program Cuci Tangan

Kerajaan Arab Saudi mencatat peningkatan kasus virus Corona pada Selasa (10/5/2022). Sebanyak 569 kasus baru virus Corona ditemukan yang menjadi

Editor: M Nur Pakar
Foto: Saudi Press Agency
Seorang petugas kesehatan memberi contoh cara mencuci tangan yang benar di Arab Saudi. 

SERAMBINEWS.COM, RIYADH - Kerajaan Arab Saudi mencatat peningkatan kasus virus Corona pada Selasa (10/5/2022).

Sebanyak 569 kasus baru virus Corona ditemukan yang menjadi penghitungan harian tertinggi sejak 28 Februari tahun ini.

Peningkatan terbaru menjadikan jumlah total kasus yang dikonfirmasi menjadi 756.549 orang selama pandemi Covid-19, kata Kementerian Kesehatan.

Pemulihan harian berjumlah 105 orang, sehingga meningkatkan jumlah total pemulihan menjadi 742.782 orang atau 97 persen dari semua kasus Covid-19.

Dilansir ArabNews, Rabu (11/5/2022), tidak ada kematian terkait Covid-19 yang dilaporkan, dengan jumlah kematian tetap tidak berubah di 9.104 orang.

Kerajaan Arab Saudi teah melakukan sekitar 20.430 tes baru, dengan jumlah total vaksin yang diberikan meningkat menjadi 64,6 juta dosis.

Baca juga: Arab Saudi Catat 130 Kasus Baru Virus Corona dan Satu Kematian

Sementara itu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memuji program kebersihan tangan Kerajaan Arab Saudi sebagai salah satu yang paling sukses di dunia.

Kementerian Kesehatan menyatakan komentar itu muncul dalam laporan yang diterbitkan oleh WHO pada Hari Kebersihan Tangan Sedunia, yang diadakan pada 5 Mei setiap tahun.

Tema tahun ini adalah “Merayakan Keberhasilan Kebersihan Tangan di Seluruh Dunia.”

Pada tahun 2009, setelah peluncuran kampanye WHO “Selamatkan Nyawa: Bersihkan Tangan Anda”, Kerajaan meluncurkan program kebersihan tangan nasional.

Sejak itu, telah membuat perbaikan yang signifikan dalam kebersihan tangan, serta pencegahan dan pengendalian infeksi.

“Pada 2019, Dewan Menteri mengakui kebersihan tangan sebagai bagian paling penting untuk mengurangi infeksi terkait layanan kesehatan dengan tingkat undang-undang nasional setinggi mungkin,” kata kementerian kesehatan.

Baca juga: Arab Saudi Catat 105 Kasus Baru Virus Corona dan Tiga Kematian

“Ini berarti mengamanatkan praktik kebersihan tangan untuk praktisi kesehatan, mewajibkan semua fasilitas kesehatan menggunakan alat WHO untuk mengevaluasi kepatuhan," ujar kementerian.

"Kemudian, mengarahkan semua sektor kesehatan untuk meluncurkan dan mengintensifkan program pendidikan kebersihan tangan di fasilitas kesehatan," tambahnya.

Jaringan luas koordinator kebersihan tangan telah dilatih, kata kementerian.

Ditambahkan, setiap fasilitas kesehatan harus memiliki setidaknya satu koordinator kebersihan tangan, apakah itu rumah sakit, pusat kesehatan primer, pusat gigi atau pusat dialisis.

Jumlah koordinator terakreditasi pada kuartal I tahun ini mencapai 2.100 orang.(*)

Baca juga: WHO: Covid-19 Tewaskan Hampir 15 Juta Jiwa Dalam Dua Tahun, Lebih Dua Kali Lipat Angka Resmi

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved