Hasil Penelitian

Bappeda Aceh Gelar Desiminasi Hasil Penelitian

Diseminasi ini menjelaskan proses, cara, dan tujuan agar terjadi perubahan pola pikir, sikap dan tindakan berdasarkan inovasi yang ditunjukkan

Penulis: Fikar W Eda | Editor: Ansari Hasyim
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Pemaparan Desiminasi Hasil Penelitian di Banda Aceh. 

Laporan Fikar W Eda I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Bappeda Aceh melalui Bidang Penelitian dan Pengembangan melaksanakan Desiminasi Hasil-hasil Penelitian, di Banda Aceh, Rabu (12/5/2022).

Acara desiminasi dihadiri SKPA dan Biro Setda Aceh yang terkait dengan penelitian, BBPOM di Banda Aceh, Bappeda Kabupaten/Kota se-Aceh, SKPK di Kabupaten Tamiang, PTPN I Langsa, UPTD Puskesmas Rantau, Camat di Kabupaten Aceh Tamiang, Tim Penggerak PKK Kabupaten Aceh Tamiang, Koperasi Aroma Tamiang Makmur, Peneliti dan unsur Litbang Bappeda Aceh.

Kepala Bappeda Aceh: Penelitian Penting dalam Pembangunan Aceh

Kepala Bappeda Aceh, diwakili Kabid Penelitian dan Pengembangan Dr Ir Ema Alemina MP menjelaskan, penelitian dan pengembangan memiliki fungsi penting dalam pembangunan, terutama dalam tahapan perencanaan dan evaluasi hasil pembangunan.

"Diseminasi ini menjelaskan proses, cara, dan tujuan agar terjadi perubahan pola pikir, sikap dan tindakan berdasarkan inovasi yang ditunjukkan, yang bertujuan untuk menyebarluaskan hasil penelitian kepada pihak-pihak yang berkepentingan," ujar Kepala Bappeda.

Kerjasama Penelitian, Universitas Serambi Mekkah Tanda Tangan MoU dengan Pemkab Aceh Singkil

Selain itu desiminasi juga dapat memberikan pengetahuan, strategi maupun prediksi terhadap teknologi dan metode-metode inovasi terbaru serta meningkatkan daya guna hasil-hasil penelitian sebagai basis dalam membangun daya saing dan kemandirian pelaku bisnis.

Bappeda Aceh pada tahun 2022 ini dalam penelitian juga melibatkan Perguruan Tinggi yang kerja samanya telah ditandatangani oleh Kabid Penelitian dan Pengembangan Bappeda Aceh bersama dengan Universitas Islam Negeri (UIN).

Kegiatan desiminasi itu menyajikan tiga hasil kajian yaitu Kajian Zona Agroekologi Terhadap Potensi Komoditi Unggulan Wilayah Utara-Timur, dipaparkan oleh Dr Ir Ema Alemina MP dan Analisis Peningkatan Nilai Jual Produksi Inovasi Minyak Atsiri Dengan Standarisasi Produk oleh Dr. Ir. Romano Sembiring, MP yang kegiatannya dilaksanakan oleh Bappeda Aceh; serta Pengolahan Kelor Bebas Covid Dan Stunting Tanpa Biaya oleh Nurfajriani A.Md yang melibatkan ibu rumah tangga dengan sumber pendanaan mandiri.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved